Pages

Sabtu, 27 Oktober 2012

Jelang Kongres Tahunan PSSI Ancol , Dua klub ini Tolak Semen Padang dan Persijap Penuh-penuhin ISL

Sejumlah klub anggota PSSI pendukung KLB Ancol menyatakan keberatan bila quota ISL yang sebelumnya dihuni 18 klub papan atas, diubah menjadi 20 untuk mengakomodasi Semen Padang dan Persijap Jepara. Wacana tersebut mengemuka di Surabaya, Jumat (26/10/2012).
Wacana penolakan itu disampaikan Klub promosi Divisi Utama Perseba Super Bangkalan dan klub amatir Gresik Putra. Kedua pemilik klub tersebut, Imron Fattah dan Mujiono mengatakan, masuknya dua klub asal IPL itu akan menciderai proses promosi dan degradasi di kasta tertinggi ISL.

"Kita harus menimbang manfaat dan mudharat-nya masuknya dua klub yang kemarin tidak mau berjuang dan tidak mau berkompetisi bersama kita. Jangan sampai malah merusak proses promosi dan degradasi yang seharusnya berjalan normal," ungkap Imron kepada wartawan di Surabaya.

Ditambahkan Imron, di Kongres tahunan nanti, harus benar-benar dikaji sebelum diambil keputusan untuk mengakomodasi kedua klub IPL itu. "Sebab mereka ini kan kemarin tidak mau berkompetisi dengan kita. Kok setelah absen, tiba-tiba masuk lagi ke tempat tertinggi," paparnya.

Senada dengan Imron, orang nomor satu di Klub Gresik Putra, Mujiono mengakui bahwa hal itu akan menimbulkan kecemburuan. Tetapi dirinya menyadari bila hal ini bisa saja terjadi dalam situasi dualisme organisasi. "Tapi kalau konteksnya perjuangan, ya semua harus berkorban. Termasuk Semen Padang dan Persijap. Kalau perlu mereka masuk ke Divisi Utama. Itu pengorbanan," urainya.

Jadi, tambah Mujiono, semua pihak berkorban demi perjuangan. PSSI Ancol menerima mereka kembali, tetapi mereka juga harus berkorban dengan turun kasta ke DU. "Itu baru fair," tandasnya seraya menyerahkan sepenuhnnya keputusan akhir di pemegang suara pada kongres tahunan November nanti.