Pages

Kamis, 25 Oktober 2012

Soal Liga Champions , Semen Padang Tunggu kepetusan AFC daripada percaya omongan CEO PT LPIS

Klub Semen Padang belum percaya jika jatah Liga Champions Asia (LCA) yang sudah digenggamnya dihapus begitu saja. Manajemen Kabau Sirah masih menunggu surat resmi dari AFC.
"Memang saya sebelumnya mendengar bahwa Indonesia sudah tidak dapat jatah. Tapi kami harus tunggu keputusan AFC. Kabar itu baru kami terima dari Widjajanto (CEO PT LPIS) dan sampai saat ini belum mendapatkan surat resmi dari AFC terkait pembatalan ini," kata Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang, Erizal Anwar, Kamis (25/10).
Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa pembenahan terkait persyaratan-persyaratan yang diminta AFC untuk bisa berlaga di LCA. Namun, semua itu belum bisa direalisasikan sepenuhnya.
"Ya diakui memang sulit memenuhi persyaratan yang ada. Meski kami sudah mengontrak stadion di Riau namun belum cukup. Saya berharap jika memang tidak bisa ke Liga Champions Asia, setidaknya bermain di AFC Cup. Kalau untuk AFC Cup, kami tidak perlu ke Riau. Kami tetap akan menggunakan Stadion H Agus Salim di Padang," ungkapnya.
Menurut Erizal, untuk persyaratan AFC Cup memang lebih ringan dari segi infrastruktur. AFC hanya meminta beberapa persyaratan seperti digital scoring board, sistem keamanan hingga 3000 seat, dan penerangan yang layak. Erizal mengaku bahwa tim Kabau Sirah telah memperbaiki ketiga sistem tersebut.
"Kalau untuk AFC Cup saya yakin bisa. Penerangan, sistem keamanan, dan scoring board digital telah saya perbaiki. Dilihat saja perkembangannya nanti," ujar dia.
Ada lima syarat yang harus dipenuhi sebuah klub terkait dengan sistem profesionalisme  untuk berlaga di LCA. Kelima syarat itu adalah finansial, supporting license, legal, infrastruktur klub, dan youth development.(rif)