Pages

Tampilkan postingan dengan label PIALA AFF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PIALA AFF. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 November 2012

Syamsidar Siap Tambal Krisis Kiper Timnas , tapi Minta Syarat

Krisis penjaga gawang Timnas Indonesia yang tampil di AFF Suzuki Cup 2012 ditanggapi serius oleh Syamsidar, mantan kiper Semen Padang yang kabarnya merapat di Mitra Kukar.
Syamsidar yang sempat menjalani pemusatan latihan bersama Tim Merah Putih, meski pada akhirnya memilih mendekat ke Mitra Kukar bersedia kembali membela skuad Nil Maizar dengan catatan, PSSI harus berkirim surat kepada calon klubnya, Mitra Kukar jika memang dirinya dibutuhkan Timnas.
“Saya mau membela timnas asal manajer Timnas yaitu Habil Marati berbicara dengan saya, dan saya dibuatkan surat pemanggilan resmi. Kalau sudah itu, hari ini juga saya akan berbicara dengan Mitra Kukar, karena hingga sekarang saya belum dikontrak oleh mereka, saya hanya berlatih dan tinggal di mess saja,” tegasnya saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Senin sore.
Syarat yang diajukan oleh Syamsidar memang sekilas tampak sangat masuk akal, namun bila dilihat dari sudut pandang lain, terlihat cara pemain kelahiran Sulawesi tersebut sangat menodai nilai nasionalisme yang harusnya dipegang teguh oleh seorang pemain sepak bola.
Bagaimana tidak, kesempatan pertama yang diberikan kepadanya untuk bisa membela Timnas dalam gelaran AFF SUZUKI CUP 2012, dibuang begitu saja demi memenuhi tawaran klubnya untuk menandatangani kontrak bersama Mitra Kukar di musim kompetisi 2013.
Kini, di saat Indonesia membutuhkan penjaga gawang untuk menggantikan posisi Endra Prasetya yang menuai kartu merah dari wasit pada laga melawan Laos, Minggu (25/11), Syamsidar malah mengajukan syarat, bak dirinya seorang penjaga gawang terbaik di Indonesia.
Habil Marati yang dikonfirmasi perihal syarat yang diajukan Syamsidar tersebut, menyatakan telah melakukan komunikasi secara langsung kepada Syamsidar, dan rencananya akan langsung mengirimkan surat pemanggilan dirinya kepada klub.
“Tadi saya telepon dia, kalau dia meminta surat hari ini akan saya ajukan surat pemanggilan resmi,” tegas Habil Marati.[rusdji/bnt]

Si endut Beukering Pulih dari Encok , Siap Hancurkan Singapura

Si endut naturalisasi  asal Belanda, Jhonny van Beukering kemungkinan besar bisa diturunkan pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, saat melawan Singapura di laga kedua grup B AFF Suzuki Cup 2012, Rabu mendatang.
Saat melawan Laos, yang berakhir imbang 2-2, van Beukering tidak masuk dalam susunan pemain, karena mengalami encok akibat kegemukan .
Dalam sesi latihan di Hotel Palace of the Golden Horses, Beukering tidak nampak. Namun rupanya Beukering sedang menjalani perawatan di klinik bersama fisioterapis tim, Mathias Tibo. Menurut Tibo, kondisi fisik Beukering siap untuk dimainkan melawan Singapura.
“Tadi pagi kondisi dia sudah lumayan, sudah menjalani terapi selama tiga sampai empat jam di klinik. Punggungnya sudah beres. Kalau pelatih mau memainkan dia saat melawan Singapura ya sudah bisa. Tapi mungkin hanya di babak kedua atau tergantung taktiknya bagaimana,” ujar Mathias.
Gelandang lincah Andik Vermansyah juga berada dalam kondisi fit meski sempat mendapat tackling keras pemain Laos kemarin.
“Dia (Andik) tidak apa-apa. Saya sudah periksa tidak apa-apa, tidak ada masalah. Kemarin malam juga dia sudah mandi es setelah pertandingan,” jelasnya.[bnt]

Minggu, 25 November 2012

Habil Marati Kecewa Arthur Irawan Pergi Tanpa Pamit

SETELAH namanya dicoret, Arthur Irawan langsung absen dalam sesi latihan kemarin pagi (25/11) di The Palace of Golden Horses, Kuala Lumpur, Malaysia. Arthur memilih langsung pulang ke Jakarta.
Manajer Timnas Habil Marathi menyebut pemain klub Espanyol B itu sudah tidak terlihat mulai Sabtu (24/11) malam. Dia memperkirakan Arthur sudah pulang pada malam pengumuman atau saat dirinya dipastikan tak masuk skuad utama tim AFF. “Saya tidak lihat dia lagi. Mulai tadi malam (Sabtu malam, Red), tadi pagi (kemarin) juga saya tidak melihatnya," terangnya saat ditemui sebelum berangkat.
Menurut Habil, Arthur sebelumnya pergi tanpa pamit kepada manajemen tim. Tapi, saat mereka berdua berbicara mengenai pencoretan, Arthur sempat mengatakan dirinya segera pulang. "Tidak pamit dia. Sepertinya dia langsung pulang," ujar mantan anggota DPR tersebut.
Habil tak mempersoalkan keputusan Arthur yang memilih pulang. Hanya, dia kaget karena Arthur tiba-tiba pergi.
Saat dikonfirmasi, Arthur membenarkan dirinya sudah tidak lagi bersama tim. Namun, dia menolak anggapan manajer kalau tak pamit. "Semua sudah diinformasikan kepada Pak Habil. Saya gak usah komentar. Mereka sudah tahu apa yang terjadi," terangnya via e-mail tadi malam.
Terhadap segala yang terjadi dan pencoretan di menit akhir itu, Arthur tak mau terlalu memikirkannya. Tetapi, dia menegaskan jika tetap men-support para penggawa timnas yang terus berlaga. "Saya akan fokus untuk Espanyol. Tapi, doa saya masih bersama pemain timnas," tandasnya.

Timnas Memohon ke AFF untuk tambah Kiper

Timnas Indonesia saat ini tinggal menyisakan satu kiper setelah Hendra Prasetya mendapat kartu merah di laga kontra Laos. Izin untuk menambah kiper pun dilayangkan.

Hendra Prasetya mendapat kartu merah saat Tim Merah Putih ditahan imbang Laos 2-2. Ia diusir wasit setelah menjegal Vilayout Sayyabounsou di kotak terlarang. Wahyu Tri Nugroho masuk menggantikan posisi Hendra.

Untuk laga lawan Singapura, Rabu (28/11/2012), Indonesia tak mempunyai kiper cadangan karena hanya mendaftarkan dua nama pemain. Nil Maizar melayangkan permintaan kepada AFF agar diperbolehkan menambah satu kiper lagi.

"Saya sudah mengatakan ke media officer untuk memproses hal ini. Dari 22 pemain, kita hanya menyertakan dua kiper. Jadi, untuk lawan Singapura, kita tak punya kiper cadangan. Kita sudah layangkan permintaan menambah kiper lagi ke AFF, tapi masih menunggu jawaban," katanya.

Di laga kontra Loas, Handi Ramdhan mengalami cedera. Posisinya digantikan oleh Fachrudin Wahyudi di menit ke-71. Nil Maizar menyebut akan menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk mengetahui cedera Handi.

"Ya, dia memang cedera. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk menentukan apakah bisa bermain di laga selanjutnya lawan Singapura atau tidak. Keputusannya belum bisa diumumkan hari ini," ujarnya.

Diserang Ultras Malaya , Suporter Timnas takut , Malah Pasrah digebuki

Suporter Timnas Indonesia ternyata sempat diserang oleh suporter Timnas Malaysia yang menamakan dirinya Ultras Malaya. Penyerangan terjadi menjelang laga Timnas Indonesia melawan Timnas Laos di Minggu (25/11/2012) petang di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Ketika itu, sebanyak 15 suporter Indonesia yang hendak mendukung perjuangan Andik Vermansyah dkk berada di luar stadion. Mereka hendak memajang spanduk untuk foto-foto bersama.

Tanpa diduga, puluhan Ultras Malaya mendekat dan menyerang. Mereka menendang dan memukuli. Spanduk yang hendak dipasang pun dirampas. "Teman-teman tidak bisa melawan. Maklum kita kaget dan kalah jumlah. Kita hanya 15 orang sementara mereka jumlahnya puluhan. Bahkan, ada ratusan yang ada di situ. Tapi yang menyerang memang hanya puluhan," turut Imam Mudhofar, salah satu saksi mata, Senin (26/11/2012) pagi melalui BBM.

Pria berdarah Sunda yang mencintai Persib, Persebaya, dan Liverpool itu mengaku tidak ikut kena serangan. "Saya posisi agak jauh. Jadi tidak ikut terkena. Tapi juga tidak berani membantu. Mereka banyak sekali," ujar mahasiswa Unair Surabaya yang berada beberapa bulan di Malaysia dalam rangka program pertukaran pelajar dengan Universitas Malaya Malaysia.

Ditambahkannya, suporter Timnas Indonesia sebenarnya lumayan banyak juga. "Mungkin ada ribuan tapi kita berpencar-pencar. Tidak bergerombol. Ketika kejadian, ada juga yang sudah berada di dalam stadion. Jadi teman-teman yang berangkat jam 2 siang, mereka selamat. Termasuk Bonek Malaysia, mereka berangkat siang. Tapi yang jam 5 sore, itu yang diserang," katanya.

Yang cukup membuat Mudhofar kecewa, aparat keamanan Malaysia hanya menonton saja. "Melihat teman-teman diserang, polisi Malaysia tidak ada reaksi sama sekali. Mereka diam saja. Untung teman-teman tidak ada yang terluka parah," katanya.

Mudhofar memprediksi, situasi panas bakal kembali terulang ketika Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia pada hari Sabtu (1/12/2012). "Tidak tahu ini kita berangkat atau tidak. Selain repot dengan tugas, kita takut akan ada serangan lebih keras," katanya.

Sekadar diketahui, pada laga kemarin, Indonesia ditahan imbang dengan skor 2-2 oleh Laos. Sementara itu, Malaysia dipermalukan 0-3 oleh Singapura. [rif/kun]

Malaysia takluk dari Singapura 0-3

Juara bertahan sekaligus tuan rumah AFF CUP 2012, Malaysia menelan pil pahit setelah dihempaskan Singapura tiga gol tanpa balas.
Bermain didepan publiknya sendiri yang memadati Stadion Bukit Jalil, Minggu (25/11) Malaysia gagal menunjukkan permainan yahudnya.
Eks pemain Persib Bandung, Shahril Ishak melesatkan dua gol pertama Singapura, menit ke-32 dan 37, babak pertama berakhir dengan skor 0-2.
Usaha Safee Sali mengejar ketertingalan diparuh kedua gagal terealisasi, justru tim tamu kembali unggul melalui pemain gaek Aleksandar Duric menit ke-75 sehingga skor berubah menjadi 0-3 dan bertahan hingga laga usai.
Dengan hasil ini Singapura memuncaki klasemen grup A dengan 3 poin disusul Indonesia dan Laos yang sama-sama mengoleksi 1 poin, sedangkan Malaysia berada didasar klasemen.[Oa]

Nil Maizar Puji semangat Pasukan Garuda

imbang 2-2 yang terjadi di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (25/11), nyatanya juga membuat pelatih timnas Indonesia, Nilmaizar, tidak puas. Serupa dengan Kokichi Kimura, bagi Nilmaizar hasil ini jelas membuat Indonesia harus bekerja ekstra di dua pertandingan tersisa, agar bisa lolos ke semifinal.

"Yang jelas, hasil imbang ini tidak memuaskan," kata Nilmaizar seusai laga.
Namun begitu, Nilmaizar enggan menyalahkan pemainnya. Sebaliknya, eks pelatih Semen Padang itu justru memuji kinerja anak asuhnya di lapangan. Menurut Nil, Bambang Pamungkas cs. sudah menunjukkan motivasi untuk berbuat yang terbaik.
"Saya tetap bangga pada penampilan pemain. Mereka sudah berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan," jelas Nilmaizar.
Dalam laga melawan Laos, Indonesia sendiri dua kali tertinggal. Namun, dengan semangat juang yang tinggi, Indonesia bisa membalas. Secara pribadi, Bambang Pamungkas sendiri menilai ketertinggalan Indonesia bukan tanpa sebab. Seperti yang diakuinya, sang lawan bermain bagus di laga tersebut.
"Laos bermain amat bagus. Di grup A Vietnam hanya bermain imbang melawan Myanmar. Jadi, kejutan selalu terjadi di sebuah turnamen. Yang terpenting, kami harus berjuang sekuat tenaga di dua laga lanjutan," terang Bepe, sapaan Bambang Pamungkas.

Pelatih Laos : Untung kami Sial Kalo tidak Indonesia Kalah

Laos hampir mengalahkan Indonesia walau pada akhirnya harus menerima hasil imbang. Pelatih mereka, Kokichi Kimura, menyebut timnya sedang tidak beruntung pada laga ini.

Beradu kekuatan dengan Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (25/11/2012) malam WIB, Laos unggul dulu berkat penalti Khampheng Sayavutthi. Tapi, mereka kemudian kebobolan gol Raphael Maitimo.

Di paruh kedua, Laos unggul lagi lewat aksi Keoviengphet Liththideth. Tapi, Indonesia selamat dari kekalahan setelah Vendry Mofu mencetak gol semenit sebelum waktu normal habis. Skor akhir 2-2 harus diterima kedua tim.

"Kami tidak beruntung. Tapi inilah sepakbola. Pemain kami bermain dengan bagus. Latihan taktik kami berhasil dan pengertian pemain berjalan dengan baik," ungkap Kimura seusai pertandingan.

"Para pemain Laos tidak terlalu tinggi. Ini merugikan kami ketika diserang melalui sepak pojok," tambahnya.

Kimura mengatakan, dirinya senang karena para pemain muda yang diturunkannya tampil cukup baik dan menjalankan instruksi yang dia berikan. "Ya, saya pikir demikian (kami bisa unggul jika memainkan para pemain berpengalaman). Para pemain Laos tidak semuanya berpengalaman. Tapi, pertandingan ini adalah pengalaman bagus buat tim kami," ucapnya.

"Saya hanya menyaksikan Indonesia satu kali lewat televisi. Tapi, kami bermain dengan baik. Kami bertahan dengan baik dan melakukan short-counter dengan baik. Indonesia adalah tim yang bagus, punya pemain yang bagus juga. Tapi, sepakbola bukanlah permainan satu orang saja," ujar pria asal Jepang ini.

Soal dua kartu merah yang keluar pada laga ini, dia tak mau banyak berkomentar dan mempermasalahkannya. "Saya tidak tahu (apakah dua kartu merah itu layak dikeluarkan) itu keputusan wasit. Tapi, inilah sepakbola," kata dia. [kun]

Bepe : Hasil Imbang dengan Laos Bukan Berarti Game Over

Kapten Indonesia Bambang Pamungkas mengakui berat untuk menerima hasil seri di laga pertama melawan Laos. Meski demikian ia tetap optimistis menghadapi laga berikutnya.

Indonesia ditahan imbang 2-2 oleh Laos di pertandingan pertama AFF Suzuki Cup 2012 Grup B di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

"Setiap pertandingan pertama dalam sebuah turnamen selalu berat. Bisa dilihat Vietnam meraih hasil imbang (1-1) melawan Myanmar kemarin. Hasilnya memang berat untuk kami. Tapi, masih ada dua pertandingan lagi dan kami akan berusaha," tutur Bambang alias Bepe seusai laga kepada wartawan.

"Ada beberapa pemain baru di skuat kami dan beberapa sedikit tegang. Jika melihat ini, hasil imbang tidak seburuk itu. Pada pertandingan berikutnya kami akan berusaha sebaik mungkin dan meraih kemenangan."

Baik Indonesia maupun Laos bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama. Kiper Endra Prasetya dikartu menit di menit 30, Sopha Saysana dari Laos diusir wasit lima menit kemudian.

"Ketika Anda mendapatkan kartu merah, itu selalu merugikan. Tapi, saya harus jujur, Laos bermain bagus hari ini. Mereka teorganisir dan bagus dalam melakukan serangan balik. Saya pikir, kartu merah tidak terlalu masalah karena mereka juga mendapatkan kartu merah," sambung Bepe, yang kemudian diganti Vendry Mofu di menit 64.

Pemain berusia 32 tahun itu bertekad tampil lebih baik di dua pertandingan berikutnya. Apalagi, mungkin saja ini adalah kali terakhir dia bermain di Piala AFF.

"Ini turnamen Piala AFF kelima saya dan bisa saja menjadi turnamen Piala AFF terakhir saya. Oleh karenanya saya ingin sebisa mungkin membantu tim. Saya harap, pertandingan melawan Singapura dan Malaysia akan berbeda dan kami akan berusaha sebaik mungkin."




(roz/a2s)

Indonesia vs laos = 2-2 , Ronaldo Selamatkan Garuda dari AIB

Vendry Ronaldo Mofu !! pemain semen padang ini berhasil menyelamatkan Timnas indonesia dari aib super memalukan dalam pertarungan perdana mereka mengarungi aff cup 2012 , setelah gol telatnya di penghujung laga membuat indonesia bermain imbang dengan laos 2-2.
Laos membuka skor melalui tendangan penalti di menit 30, setelah kiper Endra Prasetya menjatuhkan Khampheng Sayavutthi di ujung kotak penalti.

Wasit mengganjar Endra dengan kartu merah. Kiper cadangan Wahyu Tri Nugroho dimasukkan, Oktovianus Maniani ditarik keluar. Wahyu gagal menghadang tendangan penalti Sayavutthi. 1-0 untuk Laos.

Lima menit berselang, seorang pemain Laos juga diusir wasit. Sopha Saysana dikartu merah karena melakukan pelanggaran keras kepada Andik.

Indonesia menyamakan kedudukan menit 41. Dari sepak pojok yang dilakukan Tonnie Cussell, Raphael Mautimo berhasil menanduk bola ke dalam gawang Laos.

Laos kembali memimpin saat pertandinga berjalan 81 menit. Pemain pengganti Keoviengphet menembus lemahnya barisan belakang Indonesia sebelum mengoyak jala Wahyu Tri.

Indonesia terhindar dari kekalahan setelah pemain pengganti yang bernama lengkap Vendry ronaldo Mofu, membuat gol penyama di menit 89. Ia menyambar bola crossing datar Andik, yang tak mampu dihadang kiper lawan.

Sabtu, 24 November 2012

Pelajar Indonesia di Malaysia Rapatkan Barisan dukung Merah Putih di AFF

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Laos di laga pembuka Grup B Piala AFF Suzuki 2012 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Ahad (25/11) petang. Semua persiapan baik teknik, fisik maupun mental telah dilakukan timnas Indonesia.

Selain kesiapan tim, dukungan bagi tim Merah Putih yang akan bertempur di kompetisi sepakbola antarnegara Asia Tenggara ini, ternyata sudah mulai mengalir. Ratusan pelajar dari APIIT UCTI, Kuala Lumpur, Malaysia, siap mendukung timnas Indonesia. Menurut Rifky, Galang, dan Wiwin, pelajar sekolah IT tersebut, selain para pelajar di Malaysia, kelompok suporter tim Merah Putih ini juga akan didukung anggota kelompok suporter sepakbola, seperti Viking dan Jackmania. "Mereka sengaja akan datang ke Malaysia," kata Rifky.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, saat berbincang-bincang , belum lama ini, sempat bercerita soal suporter Indonesia. Menurut dia, ada kejadian lucu namun menggembirakan saat pemain dan official timnas Indonesia berangkat ke Malaysia. Di dalam pesawat ada sekitar 40 orang ibu-ibu yang berasal dari Kalimantan Selatan. Ternyata, mereka adalah suporter yang sengaja berangkat ke Malaysia untuk mendukung timnas. "Kami terharu dan sangat mengapresiasi tujuan mereka," kata Djohar.

Menyoal masalah suporter, Indonesia, kata Djohar, tak perlu khawatir kekurangan dukungan. Masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia pun sudah menyatakan kesiapannya membela timnas Indonesia. "Ada yang bilang, kalau tidak mendukung Indonesia, lebih baik pulang saja," kata Djohar sembari tersenyum.

Sementara itu, gaung pagelaran Piala AFF Suzuki 2012, di Malaysia, sudah mulai terasa. Warga di negara itu, sangat mengapresiasi penyelenggaraan Piala AFF. Menurut salah seorang pengemudi taksi, masyarakat dipastikan akan berbondong-bondong datang ke stadion untuk menyaksikan setiap pertandingan. Apalagi, jika yang berlaga adalah timnas Malaysia atau Indonesia.(IAN)

Bachdim Berharap ditemani Bambang untuk sobek-sobek jala Laos



Pemain depan Indonesia, Irfan Bachdim yakin timnas akan mampu berprestasi pada turnamen sepakbola Piala AFF yang berlangsung tahun ini.

Dia juga berharap bisa tampil bersama Bambang Pamungkas dalam laga pertama di Grup B menghadapi Laos hari Minggu (25/11) sore ini.


Selain pertandingan Indonesia dengan Laos, hari ini pertandingan di Grup B juga akan mempertemukan Malaysia dengan Singapura.

Indonesia diperkirakan akan menang mudah atas Laos yang maju ke babak utama turnamen ini melalui kualifikasi.

Ujian terhadap Indonesia diperkirakan baru terjadi saat menghadapi Malaysia dan Singapura.


Namun sejauh ini Irfan Bachdim yakin timnya telah siap menghadap persaingan di grup B.


"Setelah melalui masa-masa sulit, sekarang setiap anggota tim termotivasi untuk mengangkat nama Indonesia di turnamen ini," kata Irfan
.

"Saya ingin memberikan penampilan terbaik saya di kompetesi kali ini. Saya belum pernah merasa seperti sekarang. Satu-satunya tujuan saya dalam turnamen kali ini adalah membuat negara dan keluarga saya bangga."


"Saya telah berlatih keras untuk mempersiapkan diri saya. Ini memang bukan kompetesi yang mudah namun saya percaya kami memiliki tim yang kuat dan mampu memberikan tantangan serius."


Dalam pertandingan perdana mengahadapi Laos nanti, pemain kelahiran Belanda tersebut berharap pelatih Nil Maizar akan memasangkan dirinya dengan salah satu pemain depan berpengalaman di timnas saat ini, Bambang Pamungkas.


"Saya juga sangat senang dipasangkan dengan Bambang di lini depan timnas," harap pemain yang saat ini memperkuat Persema.


"Bambang merupakan pemain depan berpengalaman dan saya akan sangat terhormat jika dipilih untuk bermain bersama dengan dia."


Prestasi terbaik Indonesia pada delapan kali penyelenggaraan turnamen ini sebelumnya hanya mampu tampil sebagai juara kedua sebanyak empat kali. (BBC/OL-3)

Pasca Bertemu dengan Ulat Belatung dalam Mangkok Sup , Irfan Bachdim Jadi Usil

Irfan Bachdim tak mau terlalu tegang jelang melakoni laga perdana di AFF Suzuki Cup 2012. Dia malah menunjukkan keisengannya di sela-sela wawancara wartawan dengan Tonnie Cusell.

Irfan dan Cusell sudah saling mengenal sejak sama-sama di Belanda. Maka tak heran ketika Cusell dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia, Irfan menjadi salah satu pemain yang banyak membantunya.

Pemain yang menjadi salah satu primadona di Piala AFF dua tahun lalu itu menunjukkan kedekatannya dengan Cusell dengan menjahilinya. Saat Cusell sedang diwawancarai oleh wartawan di Hotel Palace of Golden Horses, Irfan tiba-tiba ikut bergabung.

Irfan tadinya hanya diam memerhatikan. Namun dia kemudian tiba-tiba bergabung dengan para wartawan dan ikut menyodorkan ponselnya, seolah-olah merekam pernyataan Cusell.

Irfan pun ikut-ikutan mengajukan pertanyaan, "Apakah kamu yakin Indonesia akan menang besok?"

"Oh, iya. Tentu saja," jawab Cusell sembari tersenyum.

Irfan merupakan salah satu pemain yang aktif berkicau di dunia maya lewat akun twitternya. Lewati media sosial itu pula, dia sering menggambarkan kondisi dirinyanya serta timnas, termasuk kala ditemukan belatung di sup yang disajikan untuk timnas kemarin.

Malaysia vs Singapura : Bukan Lagi Uji coba , Malay !!

 
Hasil buruk selama uji coba membuat Malaysia menjadi bulan-bulanan media di Malaysia jelang Piala AFF 2012. Bahkan, sampai konferensi pers kemarin, pertanyaan yang ditujukan kepada pelatih Malaysia K. Rajagopal sangat menyudutkan tim berjuluk Harimau Malaya itu.
      Rajagopal terlihat berang diperlakukan seperti itu. Dengan tegas dia menyatakan penampilan timnya akan semakin baik di laga sesungguhnya melawan Singapura malam nanti.
"Saya yakin dengan tim ini. Pertandingan lawan Singapura akan berbeda dengan uji coba. Semangat pemain lebih besar, kami yakin bisa menang dengan Singapura," katanya saat ditemui seusai konferensi Pers kemarin (24/11).
 Rajagopal menyatakan partai melawan Singapura tidak hanya bicara tiga poin. Hanya dengan kemenanganlah, mental pemainnya yang selama ini diragukan bisa terangkat.
 "Dengan kemenangan, mental dan kepercayaan diri pemain akan kembali. Mereka akan lebih semangat. Mental sebagai juara bertahan harus ditunjukkan pemain dengan mendapatkan tiga poin di laga pertama," tandasnya.
 Persiapan Malaysia menghadapi Piala AFF kali ini memang tidak berjalan mulus. Dalam empat uji coba terakhir, mereka tidak pernah menang. Kalah dua kali dan dua kali seri. Sampai-sampai, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengkritik skuad Harimau Malaya tidak menunjukkan semangat layaknya tim juara bertahan.
 Sementara itu, pelatih Singapura Radojko Avramovic menegaskan timnya sudah cukup siap dengan persiapan panjang yang dijalaninya. Apalagi, dalam tim kali ini dia membawa beberapa pemain baru yang penampilannya cukup bagus.
 "Kami membawa pemain lama dan beberapa pemain baru yang sebelumnya tak ada di tim. Kami yakin dengan kekuatan kami untuk memberikan perlawanan pada tuan rumah," tuturnya.
 Saat disinggung mengenai tekanan suporter tuan rumah, Pelatih 62 tahun tersebut tidak mempermasalahkan. Dia yakin pemainnya bisa keluar dari tekanan penonton.
 "Konsekuensinya melawan tuan rumah juga harus bisa mengatasi tekanan fans. Saya yakin pemain saya bsia mengatasinya," ucap Avramovic.
 Menghadapi Malaysia yang mengandalkan kecepatan dan kuat di lini tengah, Avramovic telah menyiapkan strategi khusus. Dia menginstruksikan anak didiknya untuk bermain lebih sabar untuk membongkar pertahanan Malaysia.
 Strategi yang akan diterapkan Singapura dalam pertandingan nanti akan lebih banyak diarahkan untuk memperkuat sisi pertahanan. Tujuannya, agar Malaysia frustasi menghadapi permainan timnya. Bagi Avramovic, tiga poin di pertandingan pertama akan membuat peluang anak didiknya lebih mudah menjalani pertandingan selanjutnya.
 "Kami akan berusaha untuk mencetak gol dahulu. Satu gol ini cukup penting di pertandingan pertama. Kami siap, lihat saja bagaimana anak-anak bermain," tandasnya.(hf)

Rio Ferdinand Prediksikan Indonesia Tikam Laos 5-0 !

Sore ini Indonesia akan memulai kiprahnya di AFF Suzuki Cup 2012 melawan Laos. Pemain Inggris Rio Ferdinand sampai memberi perhatian khusus untuk skuat "Garuda". Anda?

Via akun twitter-nya, @rioferdy5 , bek asal klub Manchester United itu bahkan langsung memberi prediksi bahwa Irfan Bachdim dkk. bakal meraih kemenangan dengan skor telak.

"Indonesia vs Laos I'm reading...worth watching?? 5-0 Indonesia I think! I was in Indonesia, what a nice country + the food...wow!" demikian kicaunya.

Dua tahun lalu, saat Piala AFF digelar di Indonesia (dan Vietnam), sejumlah pesepakbola top luar negeri sesekali berkomentar melalui twitter-nya, seperti Cesc Fabregas, Ryan Babel, dan lain-lain. Dan Ferdinand termasuk yang paling sering. Kala itu dia bahkan nyaris nge-tweet di setiap pertandingan Indonesia.

Ketika Indonesia kalah di final dari Malaysia, ia tak lupa memberi komentar pula, tapi kali itu khusus untuk Malaysia.

"Selamat untuk Malaysia yang mengalahkan Indonesia di final Suzuki Cup. 18 bulan yang lalu saya bermain melawan tim Malaysia u23. Mereka tim yang cukup baik," tulisnya pada 29 Desember 2010.

Kickoff Indonesia-Laos pukul 6 petang waktu setempat, atau jam 17.00 WIB. Pertandingan digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Setelah laga tersebut, tuan rumah Malaysia bertempur melawan Singapura.






(a2s/krs)

Satu Gol Lagi , Bambang Pamungkas Lewati rekor Gol Kurniawan dwi yulianto di AFF

Bambang Pamungkas selangkah lagi mengukir namanya sebagai striker terbesar Indonesia di kancah Piala AFF. Satu gol sudah cukup bagi Bambang untuk menyamai koleksi gol legenda Indonesia lainnya, Kurniawan Dwi Julianto.

Kesempatan itu bakal datang kala Indonesia berjumpa Laos hari ini pada penyisihan Grup B. Di atas kertas, Laos akan menjadi makanan empuk bagi Bambang dkk.

Sepanjang berbaju timnas sejak 1999, Bambang sudah menciptakan 12 gol di Piala AFF. Jumlah tersebut selisih satu gol lebih sedikit dibandingkan Kurniawan.

Bepe--panggilan akrabnya--mencetak gol perdananya di Piala AFF (dahulu Tiger Cup) pada edisi 2002. Saat itu, pemain yang sekarang berusia 32 tahun tersebut langsung mencetak hat-trick untuk membawa Indonesia menang 4-2 melawan Kamboja pada penyisihan grup A.   

Keran gol Bambang terus terbuka laga lanjutan Grup A. Dia membukukan empat gol saat Indonesia menghabisi Filipina 13-1. Bambang mengakhiri turnamen sebagai top scorer dengan delapan gol setelah melesakkan satu-satunya gol kemenangan ke gawang Malaysia pada babak semifinal.

Sayang, Bambang tidak melengkapi edisi 2002 dengan trofi juara. Indonesia kalah adu penalti setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand pada partai final.

Empat gol dari Bambang lainnya diciptakan pada 2008 (masing-masing satu gol versus Myanmar dan Kamboja) dan pada 2010 (dua gol melawan Thailand).

Kalau secara keseluruhan, Bambang sudah melewati rekor gol Kurniawan. Membela Indonesia sebanyak 83 kali, Bambang sudah mencetak 37 gol bersama Merah Putih.

Gol pertama Bambang di kancah Internasional terjadi pada 2 Juni 1999, ketika Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Lithuania pada laga persahabatan di Valga Keskstaadion, Valga, Estonia.

Sedangkan jumlah gol Kurniawan bagi Indonesia adalah 31 gol. Sepanjang sepuluh tahun berkarier di timnas (1995-2005), Si Kurus--panggilan Kurniawan--sudah 60 kali memakai kostum Indonesia.

Masuknya Bambang dalam skuat Piala AFF memang mengejutkan. Dia menjadi satu-satunya pemain yang berkompetisi di ajang Indonesia Super League (ISL) yang mau membela timnas. Memang, ketika konflik dualisme kompetisi memuncak, klub-klub ISL akhirnya menarik pemainnya dari timnas.

Di blog pribadinya, Bambang mengatakan bahwa bergabungnya dia di timnas adalah prioritas untuk sebuah kepentingan yang lebih besar. Memang, Bambang kecewa dengan sikap keras PSSI yang tidak melegalkan status klubnya, Persija Jakarta. Namun hal tersebut untuk sementara ditangguhkan demi tim Garuda.

"(Bergabung di timnas) Tidak ada hubungannya sama sekali dengan apa itu yang namanya nasionalisme, patriotisme, profesionalisme, fanatisme, egoisme atau me me me yang lain," tulis Bambang.

Semangat Bambang membara demi Merah-Putih "Semua ini lebih kepada menempatkan setiap permasalahan pada tempat yang semestinya. Serta memberikan prioritas untuk sebuah kepentingan yang lebih besar," imbuhnya.

Pelatih Timnas, Nil Maizar, mengakui bahwa Bambang merupakan legenda Indonesia. Oleh karena itulah, dia berusaha untuk memberikan kesempatan bagi Bambang untuk bermain dan menambah pundi-pundi golnya.

Pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah AFF adalah striker Singapura, Noh Alam Shah. Mantan pemain Arema Malang tersebut membukukan 17 gol pada ajang ini. Sayang, Along--panggilannya akrabnya-- tidak bisa menambah koleksi golnya. Dia tercoret dari timnas tahun ini(gGJ)

Indonesia vs Laos : Awas Over Confidence !!



Genderang perang ajang Piala AFF 2012 sudah ditabuh. Timnas akan memulai perjuangannya pada laga perdana grup B menghadapi Laos di Bukit Jalil Stadium, Kuala Lumpur Malaysia, hari ini. Skuat Garuda harus meraih poin penuh untuk membuka jalan lolos menuju semi final.

Dengan kekuatan yang benar-benar baru dan mayoritas dihuni pemain yang belum berpengalaman, Timnas dituntut membuktikan target juara di ajang dua tahunan itu bukan hanya bualan. Di atas kertas, mereka harusnya mampu tampil dominan atas Laos.

Guna mewujudkan target, pelatih Timnas Nilmaizar meminta anak didiknya agar tidak tegang. Dengan hanya Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim, dan Oktovianus Maniani, plus Elie Aiboy yang berpengalaman di turnamen besar sebelumnya, faktor mental bisa jadi masalah.

"Beberapa hari ini saya biasakan anak-anak rileks, fokus dan tidak tegang. Saya yakin mereka bisa mengatasinya. Di uji coba sudah terbukti," ujarnya, Sabtu, 24 November.

Meski belum pernah menghadapi Laos sebelumnya, Nil opstimis anak didiknya mampu mengatasi permainan lawan. Apalagi, pelatih 42 tahun tersebut telah mempelajari permainan laos dengan melihat beberapa videonya.

"Mereka memiliki pemain yang cepat. kami harus waspada dengan serangan balik yang mereka lakukan," tuturnya.

Melihat tipe Laos, Nil telah meminta anak didiknya untuk waspada awal setiap babak. Sebab, Laos akan memforsir kecepatan bermainnya pada menit-menit tersebut.     Karena itu, Elie Aiboy dkk diharapkan bisa lebih sabar dan membaca permainan lawan terlebih dahulu. Juga, striker cepat dan berpengalaman Visay Phaphouvanin akan menjadi perhatian lini belakangnya.

Dalam pertandingan kali ini, Nil memastikan akan tetap bermain dengan pola 4-4-2. Dia ingin permainan rapat dengan umpan-umpan pendek bisa berjalan maksimal. Di lini depan, Nil besar kemungkinan akan mempercayakan kepada kombinasi Bepe dan irfan Bachdim.

Itu melihat pernyataan Nil bahwa keberadaan pemain berpengalaman bisa membuat pemain-pemain muda lebih tenang. Juga, emosi dan semangat mereka bisa terkontrol dengan adanya pemain-pemain senior di lapangan.

"Kami optimis dapat tiga poin. Tapi saya tak ingin anak-anak over confidence. Harus bisa bermain lebih sabar," papar mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Prediksi itu semakin kuat mengingat striker Naturalisasi, Jhonny van Beukering, sampai kemarin masih belum fit dari cedera punggung yang dialaminya. Dari hasil foto yang dilakukan oleh dokter, Pemain 28 tahun itu berat untuk diturunkan.

Di lini tengah, Nil belum memastikan komposisi pemain utama. Namun, Oktovianus Maniani sejauh ini kondisinya masih meragukan untuk diturunkan dari menit pertama. Memar di paha kananannya masih belum sembuh total. Sampai Jumat malam, 23 November, dia masih menjalani terapi penyembuhan. Tetapi keputusan untuk menurunkan Okto ada di tangan Nil.

"Saya tak bisa pastikan, lihat kondisi terakhir untuk starting eleven besok pagi bagaimana ya," elak pelatih berkumis tersebut.

Sementara itu, Pelatih Laos, Kokichi Kimura, memastikan akan bermain dengan sedikit bertahan untuk mengantisipasi serangan-serangan sporadis Indonesia. Dia akan memainkan pola 4-5-1 untuk meredam kecepatan dua gelandang sayap Indonesia.

Dia ingin menunjukkan dalam laga ini timnya tidak hanya numpang lewat di Piala AFF. Dia yakin, dengan hasil baik di laga perdana akan menjadi penyemangat anak didiknya untuk laga-laga selanjutnya.

"Ini pertandingan krusial, penting bagi kami. Hanya ada tiga pertandingan. Jika bisa bagus di pertandingan pertama, selanjutnya kami bisa semakin yakin," ucapnya.

Siapakah yang diwaspadai dari Indonesia? Pelatih asal Jepang itu mengaku tak tahu pasti. Dia belum mengenal pemain Indonesia. Hanya, melihat beberapa cuplikan laga uji coba yang telah dijalani skuat Garuda, Bepe disebut sebagai pemain yang harus diwaspadai dengan pengalamannya.

Thailand vs filipina = 2-1

 

Favorit juara di AFF Suzuki Cup 2012, Thailand, membuka kiprahnya di kompetisi ini dengan hasil positif. Menghadapi Filipina, 'Tim Gajah Putih' menang dengan skor tipis 2-1.

Bermain di Stadion Nasional Rajamangala, Sabtu (24/11/2012) malam WIB, Thailand memimpin dua gol lebih dulu di babak pertama lewat Jakkapan Pornsai dan Anucha Kitpongsri. Di babak kedua Filipina mencetak gol hiburan lewat Paul Mulders.

Dengan hasil ini Thailand memimpin sementara klasemen Grup A Piala AFF, disusul Myanmar dan Vietnam, yang bermain imbang beberapa jam sebelumnya. Sementara itu Filipina di posisi terbawah

Jalannya Pertandingan

Sejak laga dimulai belum ada peluang berbahaya yang diciptakan kedua kesebelasan. Meski begitu Thailang lebih menguasai jalannya pertandingan dengan umpan pendek kaki ke kaki yang diselingi serangan lewat flank.

Di menit 25 Theerasil Dangda punya peluang emas ketika mendapat bola di kotak penalti dan bebas tanpa kawalan. Tapi sepakan Dangda masih menghantam pemain Filipina dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Dominasi Thailand akhirnya berbuah gol di menit 39 ketika serangan di sayap kanan yang dibangun Theerathon Bunmathan diakhiri crossing mendatar, Pornsai dengan mudah mengirimkan bola ke jala Eduardo Sacapano.

Tak sampai semenit kemudian Thailand memperbesar skor jadi 2-0. Diawali kerjasama 1-2 di lini tengah, Kitpongsri mendapat bola terobosan dari Dangda dan usai mengecoh kiper lawan, ia melepaskan sepakan keras yang menjebol gawang Filipina.

Masuk di babak kedua Thailand coba menambah gol sementara Filipina sambil memperkuat lini pertahanan, mereka coba mencuri kesempatan untuk mencetak gol pertama di laga ini.

Tuan rumah mendapat kesempatan menambah keunggulan di menit 56 lewat Kitpongsri namun tembakannya dari jarak dekat masih bisa diblok Sacapano.

Di menit 71 Sumanya Purisay mendapat peluang emas untuk membuat gol ketiga timnya. Umpan terobosan Dangda diterimanya dengan baik dan lolos dari jebakan offside, Purisay yang hanya tinggal berhadap dengan kiper hanya mampu menempatkan bola di sisi kanan gawang.

Empat menit setelahnya Filipina memangkas skor jadi 1-2 lewat gol Mulders meneruskan umpan tarik Patrick Reichelt dari sisi kanan. Tembakan Mulders di dekat gawang tak mampu dihadang Thamsatchanan.

HIngga laga berakhir skor 2-1 tetap bertahan untuk keunggulan Thailand. Pelatih tim tamu, Michael Weiss, diusir di 10 menit jelang laga usai karena dianggap melempar bola ke arah pemain Thailand yang sedang terjatuh.

Susunan Pemain

Thailand: Thamsatchanan, Panupong, Natthaporn Panrit, Theerathon, Jantakam, Kitpongsri, P. Buntao, Datsakorn Thonglao (Purisay 71'), Adul Lahsoh, J. Pornsai, P. Choeichiu, Teerasil Dangda

Laos: Ed Sacapano, Rob Gier, Ray Jonsson, Cagara, Juan Guirado, Lucena, James Younghusband (Reichelt 60'), Paul Mulders, Emelio Caligdong, Angel Guirado, Phil Younghusband (Angeles 46')

(mrp/krs)

Vietnam vs Myanmar = 1-1

Vietnam mengawali langkahnya di Piala AFF 2012 dengan hasil imbang melawan Myanmar. Sempat unggul lebih dulu, Vietnam harus puas dengan skor akhir 1-1.

Di laga Grup A yang dimainkan Rajamangala National Stadium, Bangkok, Sabtu (24/11/2012) sore WIB, Vietnam membuka skor di menit ke35. Sundulan Le Tan Tai menyambut sepak pojok bersarang di pojok kanan gawang Myanmar.

Myanmar baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua. Gol untuk Myanmar hadir lewat kaki Kyi Lin yang dengan sempurna mengeksekusi tendangan penalti.

Dengan hasil ini, Vietnam dan Myanmar sama-sama mengoleksi satu angka. Laga lain di Grup A akan mempertemukan Thailand dan Filipina.

Jalannya Pertandingan
Di 15 menit pertama, Vietnam lebih mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang mereka hasilkan namun belum ada gol yang tercipta.

Salah satu peluang untuk Vietnam hadir dari Le Cong Vinh. Namun sundulannya menyambut tendangan bebas di menit ke-10 hanya menghadirkan sepak pojok.

Myanmar balik mengancam di menit ke-18. Kyi Lin yang bergerak dari sisi kanan melepaskan umpan ke dalam kotak penalti tapi tak ada pemain Myanmar yang menyambut bola.

Upaya Thanh Luong di menit ke-28 juga belum memberi gol untuk Vietnam. Tendangannya dari luar kotak penalti bisa dihentikan oleh kiper Myanmar.

Vietnam baru membuka skor di menit ke-35. Memanfaatkan sebuah sepak pojok, sundulan Le Tan Tai mengarah ke pojok kanan gawang Myanmar.

Memasuki babak kedua, Vietnam punya peluang emas untuk menambah keunggulan. Tapi upaya ini tak membuahkan hasil karena bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang Myanmar.

Di menit ke-53, Myanmar mendapat hadian penalti setelah Kyi Lin dijatuhkan di kotak terlarang. Kyi Lin yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 1-1.

Vietnam kembali menekan. Tapi, sepakan Quoc Anh di menit ke-68 masih membentur mistar gawang Myanmar.

Kyi Lin benar-benar menjadi ancaman bagi pertahanan Vietnam. Lolos dari kawalan, dia tinggal berhadapan dengan kiper Vietnam, Hong Son. Tapi sepakannya masih mampu dihalau oleh Son.

Di ujung babak kedua, Vietnam nyaris menjebol gawang Myanmar lewat sebuah tendangan bebas. Tapi bola yang sempat disundul oleh pemain belakang Myanmar masih mampu ditepis oleh Si Thu.

Hingga laga usai, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor 1-1 tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan Pemain:

Vietnam XI: Son, Minh Duc, Van Phong (Van Bien 48'), Gia Tu, Van Hoan, Thanh Hung, Quoc Anh, Trong Hoang (Vu Phong 81'), Thanh Luong, Tan Tai, Cong Vinh (Quang Hai 68')

Myanmar XI: Si Thu, Min Tun, Aung Kyaw (Thet Naing 79'), Maung Lwin, Phyo Aung, Ko Ko (Zaw Oo 46'), Lin Oo (Kaung Si Thu 59'), Hein Kyaw, Htan, Kyi Lin, Yan Paing
(nds/nds)

Arthur Irawan Masih gak Habis Pikir dengan Pencoretannya

Arthur Irawan masih tak mengerti alasan pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar mencoretnya dari skuad 'Garuda' yang bakal berlaga di Piala AFF 2012. Meski begitu, Arthur tetap berbesar hati menerima keputusan tersebut.

Dia pun bakal tetap mendukung perjuang Bambang Pamungkas dkk yang akan berjuang menghadapi Laos di babak penyisihan Grup B Piala AFF di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, Minggu (24/11) sore WIB.

Seperti diketahui Arthur kehilangan tempatnya di timnas setelah Raphael Maitimo mendapatkan paspor Indonesia. Pemain berdarah Belanda itu diproyeksikan untuk mengisi posisi gelandang kanan ataupun bek kanan.

Bagi Arthur gagal membela timnas adalah untuk kali kedua. Sebelumnya, pemain 19 tahun ini gagal lolos seleksi timnas U-23 yang saat itu tengah dipersiapkan untuk bertanding di SEA Games serta kualifikasi Olimpiade 2012.

Berikut surat terbuka Arthur Irawan untuk masyarakat Indonesia terkait pencoretannya yang dikirimkan:

Salam Untuk Semua,

Sampai saat ini, saya tidak habis pikir dengan pencoretan saya dan apa alasanya. Coach Nil memang telah bicara dengan saya tapi tidak mengatakan alasanya. Coach Nil hanya bilang semua pemain baik.

Jujur saya datang kesini karena ingin membela negara ini dan saya yakin bisa membantu tim ini di Piala AFF. Tapi, saya dicoret. Tapi, tidak apa-apa, saya mungkin akan fokus ke klub saya, Espanyol B. Dan saya tetap mendukung teman-teman yang akan berlaga di Piala AFF nanti.

Saya ucapkan terimakasih kepada semuanya, masyarakat Indonesia yang telah mendukung saya dan mensuport saya selama berada di tim ini.

terima kasih