Pages

Selasa, 20 November 2012

Arema vs Sriwijaya : Jaga reputasi

Sriwijaya FC (SFC) adalah tim juara Indonesia Super League (ISL) musim lalu dan Arema Indonesia di daulat sebagai satu kandidat juara musim depan. Sore ini, kedua tim akan adu strategi dan kekuatan meski hanya bertajuk laga uji coba.

Sebagai juara bertahan, tentu tim berjuluk Laskar Wong Kito menginginkan menjaga reputasi mereka. Sebaliknya, Singo Edan-julukan Arema, juga ingin show force kepada publik sepak bola Malang, bahwa mereka telah memiliki dream team.

Di bawah komando Rahmad ‘RD’ Darmawan, sederet pemain papan atas berkumpul dalam satu skema. Mulai dari Thierry Gathuessy, Keith Gerome ‘Kayamba’ Gumbs, Alberto Gonzalves, Greg Nwokolo, Egy Meligansyah, dan masih banyak lagi.

Berbeda dengan kekuatan SFC yang bermaterikan minim pemain bintang, mereka hanya menyisakan Ferry Rotinsulu, Mahyadi Panggabean dan Ponaryo Astaman yang baru saja bergabung. Sedangkan untuk pemain asing anyar Wong Kito seperti Boakay Eddy Foday dan Ali Khadafi dinilai banyak pengamat masih berada di bawah Kayamba dan kawan-kawan.

Tapi, bukan jaminan bagi Arema untuk menaklukkan SFC dengan mudah di Stadion Kanjuruhan. Karena, SFC sendiri memiliki mental juara dan mental tanding sekalipun mereka tidak dipenuhi pemain-pemain bintang.

''Kami memiliki mental dan itu sudah ada sejak SFC juara pertama kali. Memang, kekuatan Arema saat ini sangat baik tapi kami adalah SFC,” tegas Direktur Teknik Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin.

Sementara pelatih kepala SFC, Kas Hartadi menyatakan, menghadapi Arema yang bertabur bintang dan nyaris tanpa celah, dirinya sama sekali tak memiliki beban. justru, para penggawanya lebih termotivasi menjajal kekuatan lawan.

''Kami justru senang bisa bermain dengan Arema, tangguh dan bisa menghadirkan motivasi tersendiri bagi pemain saya. Waspada sudah pasti, namun di sini soal bagaimana kerja sama di lapangan,” ujarnya.

Mantan asisten Ivan Kolev ini menuturkan, Ferry Rotinsulu tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Empat algojo SFC yang akan menjegal Kayamba dan kawan-kawan, adalah Ahmad Jufrianto, Diogo, Abdurrahman dan Mahyadi Panggabean.

Di lini tengah Kas, punya pilihan tetap, Ponaryo Astaman dan Ali Khadaffi yang akan mensupport pergerakan Sultan Sama, Fachrudin dan Boakay Eddy Foday. ''Saya pikir kekuatan kita dengan Arema tidak jauh beda,” tandasnya.



(aww)