Pages

Jumat, 08 Juli 2011

Ada Loh Belut Setipis Kertas dan Transparan, Ditemukan di Bali

Shear Blog - Di lepas pantai sebelah timur Bali, seekor larva belut terekam saat sedang berenang. Larva belut ini tampak seperti kain transparan, sangat tipis. Belut ini tidak memiliki sel darah merah ditubuhnya saat masih dalam bentuk larva. Jaringan tubuh dan organ tubuhnya pun sangat kecil dan tembus pandang. Hal ini mereka jadikan sebagai perlindungan agar tidak terlihat oleh pemangsa. Belut larva dikenal sebagai leptocephalus yang dalam bahasa latin berarti kepala kecil.

Filsuf Aristoteles mengatakan bahwa belut berasal dari telur cacing tanah. Baru pada akhir abad ke-18, belut dianggap ikan. Pada akhir abad ke-19, ahli hewan Yves Delage dari Prancis, menegaskan bahwa leptocephalus benar-benar larva, bukan spesies yang berbeda dari belut.

Periode larva ini bisa berlangsung lama, tiga bulan hingga lebih dari satu tahun. Makanan mereka belum dapat dipastikan, akan tetapi para peneliti menerka larva ini memakan partikel-partikel kecil yang mengapung di lautan. Belum banyak hal yang diketahui tentang leptocephalus.

Sumber : National Geographic Indonesia