Pages

Tampilkan postingan dengan label PERSIBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERSIBA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Maret 2013

Persiba vs Persidafon : Edizon Ames Pukul Nzekou , Izaac Wanggai Hantam Rendy Siregar

kemenanganPersiba Balikpapan atas Persidafon Dafonsoro tidaklah mudah diraih. Bukan hanya harus adu strategi dan skill masing-masing pemain di lapangan, namun kemenangan skuad Persiba dalam lanjutan ISL kemarin (13/3) juga diwarnai dengan adegan adu jotos pemain kedua tim.
Aktor keributan di lapangan hijau kemarin adalah defender Persidafon, Edison Ames. Selang berapa menit usai gol kedua Persiba yang dicetak Zulvin Zamrun di menit 82, Edison Ames terlihat bersitegang dengan kapten tim Persiba, Patrice Nzekou. Bahkan Ames yang emosional terus mengejar dan berusaha memukul Nzekou. Melihat aksi tersebut wasit Solikin dan beberapa pemain pun melerainya.
Tak terima dikartu merah, Ames semakin menggila dan kembali melancarkan serangan kepada Nzekou. Melihat hal tersebut, pemain Persiba kembali melerai hingga terjadi keributan massal sesama pemain. Ini juga memancing emosi penggawa Persidafon lainnya yakni Izaac Wanggai yang secara telak melayangkan bogem mentahnya kepada Rendy Siregar, akibatnya Izaac pun dikartu merah.
Tersungkurnya Rendy akibat pukulan tersebut, menyulut emosi pemain kedua tim hingga aparat keamanan dan panitia pun turun ke lapangan dan memaksa laga harus tertunda hingga sekira 10 menit. “Saya tidak tahu apa masalah dia (Edison Ames.Red) yang terus berusaha menyerang saya. Saya berusaha menghindar tapi terus dikejar,” ucap Nzekou.
Melihat kondisi yang demikian, Nzekou berharap agar rekan-rekannya tetap bersikap profesional, demikian pula pemain lain. Pasalnya sebagai kompetisi yang profesional tentunya para pemain pun dituntut untuk bersikap jauh lebih profesional sehingga menghindarkan terjadinya keributan di lapangan.
Akibat dari dikartumerahkannya dua pemain Persidafon tersebut, Persidafon pun di penghujung laga harus rela bermain dengan 9 pemain. Tuan rumah yang sudah unggul 2-1 pun berhasil memanfaatkan keunggulan pemainnya dengan menambah satu gol yang melengkapi kemenangan 3-1 Persiba atas Persidafon(dg)

Rabu, 13 Maret 2013

Pelatih Persiba Mengundurkan diri ??

Pelatih Herry Kiswanto saat dikonfirmasi terkait dipecatnya Precious mengaku belum bisa berkomentar secara rinci.

Namun pernyataan mantan pelatih Persiraja Banda Aceh tersebut malah berniat menyusul Precious, dan akan mengundurkan diri dari kursi kepelatihan Persiba. "Kalau masalah Precious lebih jelasnya silakan tanya langsung ke Manajer. Namun saya tadi sudah bersalaman dengan dia (Precious). Dan kemungkinan saya juga akan mengundurkan diri, karena saya sudah berkonsultasi dengan anak juga, dan saya diimbau untuk berhenti, tapi saat ini saya masih merenung," tuturnya.


Menurut Herkis, dirinya merasa terpojokkan saat timnya kalah dan tidak berhasil menang di laga kandang. Maklum, di laga sebelumnya saat timnya ditahan imbang Persiram Raja Ampat dengan skor 2-2, dirinya banyak mendapat hujatan dan yel-yel dari sejumlah suporter untuk mundur.

Ditambahkan, sebagai tim profesional dirinya juga berhak mendapat dukungan dan motivasi dari suporter saat timnya tampilnya tampil maksimal. Dia mencontohkan saat timnya mampu menaklukkan tim bertabur bintang Arema dengan skor 1-0, dan berhasil membawa pulang dua poin di laga tandang atas Sriwijaya FC dan Pelita Bandung Raya di awal musim.

"Tim ini baru saya pegang dengan kondisi sudah ada pemain dan langsung dihadapkan dengan kompetisi resmi. Membentuk tim itu tidak mudah, ini dari nol, dan saya pelan-pelan membawa tim ini lebih baik. Memang saat ini fluktiatif karena pemain muda, tapi ini tantangan bagi saya, dan saya cuma butuh dukungan juga dari suporter," tandasnya.(rh)

Persiba Resmi Pecat Precious Emuejeraye

Defender naturalisasi Singapura, Precious Emuejeraye akhirnya dipecat oleh manajemen dan pengurus Persiba Balikpapan.


Pasalnya, kualitas dan kontribusi mantan pemain Persija Jakarta tersebut dinilai minim dan kerapkali membuat blunder di dalam tim. Pantauan manajemen dan pengurus terhadap Precious terjadi sejak kandang perdana saat takluk atas Gresik United, dan puncaknya, saat ditahan imbang Persiram Raja Ampat belum lama ini.

Selain itu, sikap Precious terhadap pengurus dan manajemen tim dinilai kurang harmonis. "Ia setelah kami melakukan rapat internal, dan membahas sikap dan perannya serta kontribusinya terhadap tim maka kami melakukan hal tersebut (memutus kontrak)," ujar Manajer tim Jamal Al Rasyid saat dikonfirmasi di Stadion, Persiba, Balikpapan, Rabu (13/3/2013).


Tidak hanya itu, tuntutan agar Precious mundur dari sejumlah suporter yang menyaksikan saat timnya bermain di laga kandang. Puncak kekecewaan suporter kepada pemain bertubuh jangkung tersebut saat tampil buruk menjamu Persiram, dan akhirnya dia ditarik keluar digantikan Ahmad Maulana. Sementara saat dikonfirmasi , Precious mengaku belum memberikan komentar terkait hal tersebut. "Saya belum mau berkomentar, dan tidak ada ide untuk berkomentar. Sekarang saya masih di Balikpapan," katanya.

Persiba vs Persidafon = 3-1 , Dua Kartu Merah

Sebelum laga melawan Persidafon Dafonsoro di Stadion Persiba, Balikpapan, Rabu (13/3), striker asal Lebanon, Mahmoud El Ali, menyatakan, masalah besar jika Persiba lupa kemenangan. Maklum, dalam  empat laga terakhir, Persiba tak pernah menang, walau main di kandang.
Namun, rekor buruk itu akhirnya bisa diputus dengan baik oleh skuad Beruang Madu. Persiba berhasil meraih poin penuh, setelah mengalahkan Persidafon 3-1. Laga keras ini diwarnai dua kartu merah yang diberikan oleh wasit Solikin, kepada pemain Persidafon, Izac Wanggai dan Edison Ames.
Pelatih Herry Kiswanto banyak menurunkan pemain bertipikal menyerang. Di tengah, Patrice Nzekou dan Luca Savic bertugas sebagai penopang serangan. Keduanya menjadi pelayan bagi trio penyerang, Mahmoud El Ali, Moustapha dan Fenky Turnando.
Namun, skema permaianan Persiba belum berjalan mulus di babak pertama. Persiba masih belum mampu memecah kebuntuan, seperti halnya tim tamu, sehingga skor babak pertama masih sama kuat, 0-0.
Persidafon memberikan kejutan kepada tuan rumah, setelah Anis Nabar mencetak gol di menit 47. Beruntung, Luca Savic berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Gol ini membuat para pemain Persiba semakin bersemangat untuk mengejar poin penuh.
Keputusan Herry Kiswanto memasukkan Zulvin di babak kedua menggantikan Fengky, akhirnya terbukti tepat. Saudara kembar Zulham Zamrun (Mitra Kukar) ini, berhasil membuat Persiba unggul 2-0 lewat golnya pada menit ke-82. Pertandingan pun ditutup dengan skor 3-1, setelah Johan Yoga Utama yang baru dimasukkan di menit 82, mencetak gol ketiga Persiba pada masa injury time.
“Kami Sangat bersyukur bisa meraih poin penuh lagi. Jelas kami butuh kemenangan, dan ini akan menjadi modal spirit tim kami menghadapi lawan yang akan datang,” kata Herry Kiswanto, usai pertandingan.
Kemenangan ini membawa Persiba naik ke urutan 15 klasemen ISL 2012/2013. Sedangkan Persidafon terpuruk di posisi ke-17.(dgo)

Selasa, 12 Maret 2013

Pelatih Persidafon : Lapangan Persiba Kayak Empang !

Pelatih Persidafon, Erents Pahelerang, mengatakan anak didiknya butuh tambahan motivasi saat menghadapi Persiba. Pertandingan tersebut menjadi laga kedua dalam tur Kalimantan Persidafon setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Barito Putera, Sabtu (9/3).
"Sebenarnya saya harap manajemen bisa datang ke Balikpapan untuk mendampingi pemain agar dapat menambah motivasi untuk menadapatkan poin," ujar Erents Pahelerang.
Selain butuh tambahan motivasi untuk pemainnya, Erents juga menyoroti kualitas kandang Persiba, Balikpapan. Kondisi lapangan yang kurang baik dan mirip kubangan kalo hujan . ini jelas dapat menghambat skema permainan bola-bola pendek ala Persidafon.
"Saya perhatikan beberapa pertandingan di Balikpapan tidak cukup baik dengan kualitas lapangannya. Itu menjadi persoalan bagi kami untuk menembangkan permainan dengan umpan-umpan pendek," lanjut Erents.
Persidafon juga akan bermain aman guna dapat mencuri poin dari tuan ruamah. "Kami berusaha main aman. Tidak ada pemain belakang yang dribling bola terlalu lama," papar Erents.(sf)

Sabtu, 09 Maret 2013

Persiba vs Persiram = 2-2 , Diselamatkan El Kassa

Batu terjal masih terus menghantui Persiba Balikpapan setelah ditahan imbang tim tamu Persiram Raja Ampat dengan skor 2-2 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 di Stadion Persiba, Balikpapan, Sabtu (9/3/2013).

Dengan hasil satu poin tersebut, tim kebanggaan publik Balikpapan ini hanya naik satu strip ke peringkat 15, sedangkan Persiram juga naik satu strip ke peringkat 11 klasemen sementara.

Dua gol Persiba dicetak Fengky Turnando menit 18 dan Moustapa El Kassa menit 61, sedangkan gol tim tamu dicetak Erol Simunapendi menit 30 dan James Koko Lomel 46.(ad)

Kamis, 07 Maret 2013

Balistik Rayakan Ultah Mahmoud El Ali

ADA yang berbeda usai latihan tim Persiba Balikpapan Rabu (6/3) kemarin. Pasalnya usai latihan kemarin, segerombolan anak muda datang membawa kue dengan lilin menyala diatasnya menghampiri striker Persiba asal Lebanon, Mahmoud El Ali. Ya, rupanya anak-anak muda yang tergabung dalam Balikpapan Supporter Fanatik (Balistik) tersebut tak lupa dengan hari ulang tahun sang idola.
Meski terbilang telat, di mana El Ali yang merayakan ultahnya ke 29 jatuh pada 4 Maret lalu namun bukan alasan bagi Balistik untuk tidak merayakannya bersama sang pemain.
“Memang ultah Mahmoud El Ali pada 4 Maret lalu, namun karena saat itu tim Persiba sedang tur ke Papua, kami baru bisa merayakannya sekarang,” ujar Ruslan Abdul Gani, selaku Humas Balistik,kamarin (6/3).
Balistik berharap hasil buruk yang dialami Persiba di beberapa laga sebelumnya menjadi motovasi segenap pemain untuk kembali bangkit dan meraih hasil lebih maksimal di laga berikutnya.
“Selain itu tentunya, sesama suporter kami berharap dalam setiap laga Persiba , stadion bisa penuh oleh suporter. Mari birukan stadion dan terus beri dukungan buat Persiba,” timpalnya.
El Ali sendiri mengaku terkejut dengan apa yang telah ditunjukkan oleh suporter Persiba. Bukan hanya karena kedatangan suporter yang merayakan ultahnya, namun dirinya pun sejauh ini salut dengan semangat suporter Persiba yang terus menerus memberikan dukungan dalam setiap laga.
“Terima kasih buat semua suporter Persiba. Kehadiran mereka selalu menjadi motivasi saya dan teman-teman untuk memberi yang terbaik. Semoga dukungan mereka akan semakin memacu semangat kami bermain dan bisa memberikan hasil maksimal buat Persiba,” tandas El Ali.(sn)

Terkait Mafia Judi , Striker Persiba Mahmoud El Ali akan Menghadap FIFA

Terkait dengan larangan seumur hidup tidak boleh bermain untuk timnas Lebanon oleh Federasi Sepak Bola Asia Barat (WAFF), striker Persiba Balikpapan, Mahmoud El Ali sedikit gerah. Kendati tidak mempermasalah, dirinya menyebut akan menghadap FIFA untuk menyatakan klarifikasi.
“Saya akan menghadap FIFA secepatnya, dan melaporkan hal ini. Saya juga menunggu dan melihat perkembangannya,” kata Mahmoud.
Ia kembali menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan pengaturan skor, seperti yang dituduhkan WAFF kepadanya. “Tidak masuk akal. Bagaimana bisa saya mengatur skor, kalau saya dimainkan menjelang injury time,” tegasnya. 

Selama ia bisa bermain di luar Lebanon, Mahmoud akan terus bermain sepak bola tak terkecuali untuk Beruang Madu. “Selama Persiba masih membutuhkan, saya akan terus bermain untuk Persiba,” ucapnya.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Sekretaris Jendral WAFF, Fadi Zureikat mengatakan, Mahmoud terlibat kasus judi ilegal dan pengaturan skor yang memengaruhi liga Lebanon, serta pertandingan tim nasional pada tahun lalu.

Penyidikan ini dilakukan setelah adanya dugaan skandal pengaturan skor pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Lebanon dan Qatar pada 14 September 2014, di mana Qatar memenangi laga itu dengan skor 1-0 lewat gol Sebastian Soria.(sf)

Selasa, 05 Maret 2013

Gak ada satupun Pemain Persiba yang dipanggil Timnas , Pelatihnya Nyantai aja ,...

SKUAD Persiba Balikpapan tampaknya belum berhasil memikat Badan Tim Nasional (BTN) untuk memanggil mereka untuk seleksi timnas yang dipersiapkan menghadapi Arab Saudi dalam ajang kualifikasi Piala Asia 2015.
Berbeda dengan Mitra Kukar yang menyertakan enam pemainnya, yakni Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, Zulham Zamrun, Arif Suyono, dan Jajang Mulyana.
Juga Persisam Putra dengan tiga penggawanya, M Roby, Ferdinand Sinaga serta pemain belia, Bayu Gatra. Bagi pelatih Persiba Herry Kiswanto, ada beberapa pertimbangan tersendiri dari BTN yang memutuskan tidak memanggil skuad asuhannya dalam proyeksi timnas dalam waktu dekat.
“Mungkin karena pemain Persiba masih baru, dan saya juga termasuk baru sebagai pelatih di sini (Persiba). Hal-hal tersebut bukan ranah saya untuk menjelaskan,” ucap pelatih yang disapa Herkis itu.
Ditambahkan Herkis, tidak adanya pemain Persiba yang dipanggil untuk timnas, menguntungkan dirinya. Persiapan tim akan lebih maksimal, mengingat Sabtu (9/3) mendatang, Persiba akan menjamu Persiram Raja Ampat.
Banyaknya stok pemain dalam skuad tentu memudahkan Herkis meramu strategi demi mendapatkan poin penuh di kandang. Fokus pada kompetisi yang berjalan, menjadi pilihan utama yang harus diambil.
“Saya sebagai pemandu saja. Untuk hasil di lapangan adalah tugas para pemain.Siapa yang tidak mau mendapat kemenangan di setiap pertandingan,” ungkapnya.(dg)

Rabu, 27 Februari 2013

Dukung Persiba Lewat lagu , Balistik mau Buat Album Kompilasi

Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) tengah disibukkan dengan kegiatan untuk memperingati hari jadi mereka yang ke-7 tahun, 19 April nanti.

Berbagai acara telah disusun oleh suporter yang dikenal punya loyalitas tinggi kepada klub  Persiba Balikpapan tersebut. Di antaranya, lomba mewarnai, fun futsal, festival band cipta lagu suporter, dance competition, dan chant competition.

Khusus untuk festival band, lagu dari peserta akan dinyanyikan Balistik saat mendukung Persiba. “Kami ingin memberikan wadah bagi komunitas band di Balikpapan untuk mendukung Persiba melalui lagu,” kata Humas Balistik, Ruslan.

“Jika memungkinkan, kami berencana untuk membuat album kompilasi. Untuk itu, kami berharap dukungan dari semua pihak,” tambahnya.

Ditambahkan Ruslan, tujuan utama dari acara ini adalah mengajak masyarakat Balikpapan agar datang ke stadion saat Beruang Madu melakoni laga kandang. “Dengan begitu, pendapatan dari tiket pertandingan bisa berlipat. Tanpa sokongan APBD, tentu hal itu sangat berharga bagi Persiba,” tandasnya.

Acara sendiri akan difokuskan di Gedung KNPI Balikpapan. Puncaknya, akan dilangsungkan 20 April mendatang. “Malam puncak akan ada kejutan dari kami, tapi itu masih rahasia,” pungkasnya.(AF)

Persipura vs Persiba = 2-0 , Mafia Judi gagal Menangkan Beruang Madu

Pemain Timnas Lebanon yang oleh federasi sepakbola lebanon telah dijatuhi hukuman tidak boleh lagi beredar di dunia sepakbola dikarenakan terkait kasus mafia judi dalam laga lebanon vs qatar yang berakhir 0-1tetap diturunkan oleh klubnya persiba balikpapan saat menantang tuan rumah persipura jayapura sore ini di stadion mandal jayapura .

namun sayang mafia judi tersebut gagal membawa timnya menang karena dipimpin zah rahan dan boaz salossa mereka berhasil ditumpas .

Persipura tampil dominan. Bahkan, dalam 10 menit awal pertandingan, Persipura mendapat 4 peluang emas di mana 3 di antaranya mampu digagalkan kiper Persiba, Wawan Hendrawan.

Terus dibombardir, pertahanan Persiba akhirnya jebol juga. Pada menit 18, Zah Rahan berhasil membuat Persipura unggul 1-0. Zah Rahan sukses mengkonversikan assists dari Boaz Solossa menjadi gol.
Persipura berpeluang menggandakan keunggulan menjadi 2-0 andai tendangan penalti Boaz tak digagalkan Wawan Hendrawan.
Namun Boaz tak butuh waktu lama untuk menebus kesalahannya. Pada menit 33, Boaz berhasil menggandakan keunggulan Persipura menjadi 2-0 yang akhirnya bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persipura tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Sebaliknya Persiba sukses dipaksa bermain bertahan. Namun sayang peluang demi peluang yang diciptakan tuan rumah gagal dikonversikan menjadi gol. Alhasil skor 2-0 untuk keunggulan Persipura bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan tambahan tiga poin ini, Persipura kini berada di peringkat dua dengan koleksi 15 poin dari 8 pertandingan. Sedangkan Persiba berada di peringkat 12 dengan torehan 9 poin dari delapan pertandingan.

Susunan Pemain
Persipura:
Yoo Jae-hoon, Ricardo Salampessy, Otavio Dutra, Bio Paulin, Lim Jun-sik, Zah Rahan Karangar, Imanuel Wanggai, Gerald Pangkali, Ortizan Salossa, Boaz Solossa, Patrich Wanggai

Persiba:
Wawan Hendrawan, Precious Emuejeraye, Alfian Habibi, Patrice Nzekou, Luca Savic, Mahmoud El Ali, Gangga Mudana, Syakir, Moustapha El Kassa, Absor Fauzi, Fengky Turnando (ibk)

Selasa, 26 Februari 2013

Terlibat mafia Judi , Striker Persiba Asal Lebanon dihukum Seumur Hidup OUT dari Sepakbola

Federasi sepakbola Asia Barat (WAFF) menjatuhkan sanksi seumur hidup serta denda US$ 15.000 kepada striker klub Indonesia Super League (ISL) Persiba Balikpapan Mahmoud El Ali, dan penyerang tim Malaysia Super League (MSL) Selangor Ramez Dayoub.

Hal itu diungkapkan sekjen WAFF Fadi Zureikat dalam keterangannya kepada wartawan di sekretariat federasi sepakbola Lebanon (FLFA) hari ini. Demikian diwartakan Al-Jadeed TV.

Pemberian sanksi itu berkaitan dengan adanya judi ilegal, dan pengaturan skor yang mempengaruhi liga Lebanon, serta pertandingan tim nasional pada tahun lalu. Sedikitnya 24 pemain, sebagian besar merupakan punggawa tim nasional Lebanon, dan dua pelatih terkena sanksi bervariasi.

Penyidikan ini dilakukan setelah adanya dugaan skandal pengaturan skor pertandingan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Lebanon dan Qatar pada 14 September 2014, di mana Qatar memenangi laga itu dengan skor 1-0 lewat gol Sebastian Soria.

Zureikat juga menegaskan, penyidikan akan melebar ke beberapa pertandingan. Namun Zureikat menyebutkan, hasil penyidikan tidak memberikan pengaruh terhadap hasil pertandingan. Saat ini, kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia sudah masuk putaran final.

WAFF membagi sanksi ke dalam empat kategori. Kategori A berupa sanksi seumur hidup, dan denda US$15.000, kategori B berisikan sanksi tiga tahun, dan denda US$10.000, kategori C adalah sanksi dua tahun, dan denda US$5.000, serta Kategori D berupa sanksi satu tahun, dan denda US$1.000.

Di Kategori A, hanya ada nama El Ali dan Dayoub, sehingga diharuskan menjalani sanksi seumur hidup dan denda US$15.000. Puluhan pemain yang telah dikenakan sanksi ini diberikan hak untuk mengajukan banding.

Menurut Zureikat, terungkapnya puluhan nama dan dua pelatih ini berdasarkan hasil investigasi selama satu pekan yang melibatkan 65 saksi, 18 staf, 44 pemain, dan tiga wasit.(Afroni)

Sabtu, 23 Februari 2013

Persiba vs Persepam MU = 3-3 , Drama di Atas Empang

Nurdin halid sudah turun , kpsi dan Pssi telah berdamai , tapi kalo ada yang tak pernah berubah walau musim berganti itu adalah stadion persiba .

Sation mirip empang dengan infrastruktur jelek dan kualitas rumput yang sangat menyedihkan .

Memasuki musim penghujan stadion milik klub Persiba ini bahkan lebih kelihatan seperti kandang hewan .
Rumput tak lagi identik dengan warna hijau nampaknya .

Persiba klub besar dengan sejarah besar tapi sayang orang-orang besar di belakang klub tersebut ataupun kota balikpapan tidak ada yang cukup berbesar hati untuk mau membesarkan stadion persiba . Tidak usah mirip GBK atau gedebage bandung , setidaknya stadion itu tidak terlihat seperti empang atau kandang kambing .

Laga lanjutan ISL , persiba vs persepam MU pada sabtu 23 febuari 2013 ini dapat dikatakan sebagai laga Laki sejati karna laki tidak pilih lawan apalagi Stadion ! Walaupun stadion mirip empang di Babak pertama dan makin mirip kandang kambing di peluit akhir berbunyi

Beruang Madu unggul 2-1 di babak pertama. Dua gol tuan rumah dicetak striker Mahmoud El Ali pada menit 17 dan 36. Adapun gol MU dicetak Zaenal Arief pada menit 12.

Di paruh kedua, MU langsung meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya, Ishak Djober berhasil membuat kedudukan menjadi 2-2 pada menit 46. Di dalam kotak penalti, Ishak melakukan aksi individu sebelum akhirnya melepas tembakan ke tiang dekat yang gagal dihentikan kiper Wawan Hendrawan.

Tak mau malu di depan pendukungnya sendiri membuat Persiba langsung bereaksi. Serangan demi serangan terus dibangun Patrice Nzekou dan kawan-kawan.

Usaha ini tak sia-sia karena Syakir Sulaiman berhasil mencetak gol Persiba di menit 62. Ia memanfaatkan kemelut di kotak penalti MU. Skor menjadi 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.

Sayangnya, kemenangan Persiba di atas empang yang sudah di depan mata sirna di masa injury time. Adalah Firly Apriansyah yang membuat bencana di pertahanan Beruang Madu. Ia sukses memanfaatkan tendangan bebas Fachrudin Aryanto menjadi gol lewat sundulannya. Skor menjadi 3-3 dan kedudukan ini bertahan hingga laga berakhir.

Dengan hasil ini Persiba naik ke peringkat 9 dengan 9 poin. Adapun MU naik ke posisi 14 dengan 6 angka.

Susunan pemain
Persiba:
Wawan Hendrawan, Rendy Siregar, Precious Emuejeraye, Absor Fauzi, Yus Arfandy, Fengky Turnando, I Wayan Gangga Mudana, Patrice Nzekou, Syakir Sulaiman, Mostafa El Qasaa, Mahmoud El Ali

MU:
Alfonsius Kelvan, Michael Orah, Achmad Rifai, Fachrudin Aryanto, Denny Rumba, Busari, Kristian Adelmund, Ali Khaddafi, Rossy Noprihanis, Ikpefua Osas Marvelous, Zaenal Arief

Kamis, 21 Februari 2013

Gustavo Lopez : Lapangan Persiba kayak Empang , Hotelnya juga sama !

Persela Lamongan menatap pertandingan kontra Barito Putra, Sabtu (23/2) dengan situasi mental muram. Setelah takluk di kandang Persiba Balikpapan, Persela membutuhkan sesuatu yang sangat istimewa jika ingin mendapatkan angka di Stadion Indrasari, Martapura.

Apalagi catatan klub asal Kalimantan Selatan sangat memukau saat bertemu dengan klub-klub Jawa Timur. Terhitung sudah tiga korban yang terkapar di Martapura, yakni Arema Cronous, Persegres Gresik dan Persepam Madura United. Persela adalah tim terakhir asal Jawa Timur yang musim ini menyambangi kandang Barito Putra.

Persela memang kurang bergairah dalam kunjungan ke Kalimantan Selatan. Kapten Persela Gustavo Lopez bahkan berceloteh di akun twitternya terkait performa buruk Persela di awal musim. ''Saya sudah capek kalah terus,”demikian kicauan Gustavo Lopez setelah dikalahkan Persiba.

Dia sekaligus mengkritik lapangan persiba yang membuatnya sedikit lecet dan  kondisi penginapan dan pola makan tim selama di Balikpapan. ''Banyak orang minta tetap semangat. Tapi orang tidak tahu situasi kita di sini. Kita datang ke hotel jelek, makan tidak bagus.”

Masih lewat twitter, situasi itu menurutnya tidak bagus untuk fisik pemain. Pemilik nama lengkap Gustavo Fabian Lopez ini juga menulis soal kerinduannya bertandem dengan Gede Sukadana. Pemain yang musim lalu berkolaborasi dengan Gustavo di lapangan tengah Laskar Joko Tingkir tersebut kini berkostum Arema Cronous.

Gustavo, salah satu playmaker terbaik di ISL, memang tidak memiliki tandem sepadan setelah kepergian Sukadana. Pelatih Persela Gomes de Oliviera juga kelihatan masih belum mapan dalam menempatkan pemain yang pantas bersanding dengan pemain yang nyaris berkostum Persija Jakarta akhir musim lalu.

Selama ini, Gomes sudah menempatkan Catur Pamungkas, Danu Rosadeh, serta Fandi Eko Utomo. Namun tiga pemain yang sudah masuk eksperimen di lapangan tengah itu sama sekali belum menunjukkan konsistensi menjanjikan. Tidak adanya duet sehati yang membuat Gustavo seakan bekerja sendiri di jantung Persela.

Terkait kritikan tersebut, manajemen Persela Lamongan mengaku hotel yang ditempati tim sudah standar klub ISL. Sejumlah klub, termasuk Persegres Gresik, juga menginap di Hotel Bintang, Balikpapan. ''Hampir semua tim tamu menginap di sana. Kami memperoleh referensi dari pihak Persiba,” tutur Sekretaris Tim Persela Muji Santoso.

Apa pun situasinya, ini menjadi fase berat bagi tim Biru Laut dalam upaya menembus papan atas musim ini. Menengok papan klasemen sementara, Persela bahkan sudah tertinggal tujuh angka dari klub tetangga Persegres Gresik. Perbedaan itu tergolong besar untuk ukuran kompetisi ISL.

Tumpulnya daya gedor klub pujaan LA Mania menjadi salah satu faktor sulitnya Persela memenangkan pertarungan. Mesin-mesin gol Persela macet total ketika melakoni laga di luar Lamongan. Dari tiga laga away yang dijalani, Persela hanya menciptakan satu gol dan kebobolan lima kali.

Menghadapi Barito Putra, peluang untuk mendapatkan angka masih terbuka walau mungkin bakal sangat sulit. Tim asuhan Salahudin terbukti memiliki ambisi dan motivasi luar biasa ketika menyambut klub-klub asal Jawa Timur yang bagi mereka sangat menantang untuk dikalahkan.

Jika Persela sampai kembali menelan kekalahan, maka bakal berefek kurang bagus dalam perjalanan tim ke depan. Sedangkan saat bertanding di kandang saja sejauh ini juga masih susah payah(fs)

Selasa, 19 Februari 2013

Persiba vs Persela = 1-0 , Dedi Indra Kartu Merah

Persela tumbang di kandang Persiba Balikpapan dengan skor tipis 1-0 yang dicetak Frangky Turnando pada menit ke 77 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Kompleks Pertamina Parikesit, Balikapapan Kaltim, Selasa (19/02/2013).

Kekalahan Persela ini tidak lepas diusirnya pemain belakang Dedi Indra karena menerima kartu merah. Sehingga, skuad Gomes de Oliviera bermain dengan 10 pemain.

Persela terpaksa harus bermain 10 pemain karena Dedi Indra menerima kartu kuning kedua akibat mengasari pemain depan Persiba M El Ali. Unggul jumlah pemain membuat tim Persiba seringkali melancarkan serangan dari sisi kiri pertahanan Persela yang ditinggal Dedi Indra.

Gol Persiba berawal saat M El Ali menyisir dari sisi kiri dan gagal diantisipasi oleh pemain Persela Jimmy Suparno. Dengan mudah M El Ali menyodorkan umpan ke Frangky Turnando dan langsung mencocor bola ke gawang Persela yang dikawal Choirul Huda.

Tertinggal 0-1 membuat laskar 'Joko Tingkir' tersengat dan berusaha mengejar ketinggalan. Memasuki menit ke 81, lewat pemain impornya Gustavo Lopez mampu menciptakan peluang emas. Tapi, sayang tendangan keras pemain asal Argentina tersebut diblok kiper Persiba Wawan Hendrawan.

Persela menciptakan peluang emas lagi di menit ke 92 injury time lewat strikernya Samsul Arif. Tendangan saltonya lagi-lagi masih mampu ditepis Wawan Hendrawan.

Hingga babak kedua berakhir, kedudukan masih tetap 0-1 untuk kemenangan Persiba. Wasit yang memimpin pertandingan Handri Kristanto memberikan 1 kartu merah buat Dendi Indra asal Persela. Satu kartu kuning untuk Arifki Eka Putra, dan 2 kartu kuning untuk Rendy Siregar dan Maulana keduanya dari Persiba Balikpapan.(ad)

Kamis, 14 Februari 2013

Luka savic Tak Lagi Terluka , Persiba dapat Memainkannya

Penantian panjang tim Persiba Balikpapan untuk melihat aksi palymakernya Luca Savic tampaknya mulai terjawab. Pasca cedera panjang yang dialami ketika membela skuad Beruang Madu –julukan Persiba- pada turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2012 lalu, pemain asal Serbia tersebut harus menjalani istirahat panjang.
Nah, setelah menjalani istirahat panjang hingga match day kelima timnya, kemungkinan besar Luca Savic akan kembali bermain membela Persiba di match day keenam ketika timnya menjamu Persela Lamongan pada Selasa, 19 Februari mendatang.
Kabar baik tersebut didapatkan setelah Kamis (14/2) kemarin Luca Savic yang kembali menjalani pemeriksaan medis, mendapat keterangan jika dirinya sudah bisa bergabung dalam latihan timnya dan tidak menuup kemungkinan tampil kontra Persela mendatang. “Fari hasil pemeriksaan hari ini (Kemarin.Red), Luca Savic sudah bisa latihan bersama tim.
Tapi tidak bisa langsung full, masih harus bertahap menjalaninya,” kata Dr. Ratih Kusuma, kepala tim medis Persiba, Kamis (14/2) kemarin. Disingung mengenai apakah kemungkinan pemain bernomor punggung 12 tersebut bisa memperkuat Persiba ketika menjamu Persela pada Selasa (19/2) mendatang. Ratih kembali menegaskan jika Luca memang sudah bisa tampil membela timnya. “Apakah dia (Luca Savic.Red) bisa dimainkan atau tidak, kemungkinan bisa dimainkan melawan Persela.
Hanya saja karena kondisinya baru pulih tentunya tidak bisa dimainkan secara full. Kalau pun dimainkan tidak boleh full dulu, paling tidak Luca bisa dimainkan hanya 30-40 menit saja,” terang dokter penggila rally ini. Menurut Ratih, dengan kondisi Luca yang semakin prima memang seharusnya tim tidak terburu-buru untuk menurunkannya secara penuh.
Mengingat kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 yang masih panjang ini memang sebaiknya Luca harus benar-benar dalam kondisi prima. Karena itu mengingat keinginan keras Luca yang ingin tampil dihadapan publiknya serta kondisinya yang semakin baik, Persiba bisa menurunkannya dengan catatan tidak full team, itu semata-mata untuk menjaga kondisi Luca agar lebih prima dan mengembalikan mental bertandingnya lagi.
Terpisah, Luca Savic yang mengaku sudah merasa gatal ingin tampil membela Persiba merasa siap dengan kondisinya saat ini. “Dari hasil pemeriksaan medis, saya sudah bisa berlatih dan kemungkinan juga bisa bermain membela Persiba. Tapi untuk pertandingan pertama saya nanti melawan Persela, kata dokter saya belum bisa tampil penuh, mungkin 30 sampai 40 menit saja,” tegas Luca.
Kabar positif tetantang kans Luca Savic membela klubnya, disambut positif oleh Jamal Al Rasyid selaku manajer Persiba. Dikatakan Jamal, jika benar Luca bisa dimainkan kala timnya menjamu Persela Lamongan sudah tentu itu menjadi modal berharga. “Motivasi tim sudah pasti akan lebih baik pasca kekalahan kita dari Persita. Apalagi penampilan Luca bukan hanya diharapkan pelatih untuk mengisi lini tengah tim namun juga sangat diharapkan penampilannya oleh segenap pecinta Persiba. Yang jelas adanya Luca menjadi poin plus bagi tim,” tandas Jamal.(sf)

Rabu, 13 Februari 2013

Persita vs Persiba = 3-1 , Beruang Madu takluk di tangan pendekar Cisadane

Persita Tangerang membuktikan janjinya untuk kembali mempersembahkan kemenangan kepada para supporter setianya. Pada laga yang berlangsung di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Rabu (13/2), Persita sukses mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 3-1.
Pertandingan ini sempat tertunda karena lapangan tergenang air. Kondisi yang hampir sama seperti ketika Persita menjamu Barito Putera di tempat yang sama, Minggu (10/2).
Saat pertandingan dimulai, kedua kesebelasan masih kesulitan mengembangkan permainan. Pasalnya, lapangan sangat licin dan memperberat pergerakan pemain. Di beberapa titik juga masih terjadi genangan air, karena membutuhkan waktu cukup lama untuk menyusut.
Kendati demikian, kedua tim memiliki beberapa peluang emas di babak pertama ini. Persiba, bahkan nyaris unggul jika Mahmoud El Ali dan Moustapha El Kassa mampu menyelesaikan peluang emas di depan gawang. Tapi justru Persita yang berhasil mencetak gol, melalui Rizki pada saat injury time babak pertama.
Persiba Balikpapan yang tertinggal 0-1, berusaha berupaya keras menyamakan kedudukan di babak kedua. Kondisi lapangan yang belum sepenuhnya kering membuat tim asuhan Herry Kiswanto itu belum bisa menemukan permainan terbaiknya.
Alih-alih menyeimbangkan kedudukan, Persiba justru kembali tertinggal. Tim asuhan Elly Idris itu berhasil menggandakan keunggulan lewat lewat Sirvi Arvani menit 49. Lepas dari kawalan Precious Emuejaraye, Sirvi dengan cerdik melepaskan tembakan lambung karena melihat Wawan Hendrawan telah jauh meninggalkan mistar.
Persiba baru memperkecil kedudukan di menit 57. Fenky Turnando memanfaatkan umpan pendek dari Mahmoud El Ali, lalu menyambar bola untuk menaklukkan Mukti Ali Raja yang telah mati langkah. Papan skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Persita.
Meski telah unggul, Persita tidak mengendurkan serangan. Mereka tetap tampil agresif. Menit 79, Christian 'Spiderman' Carrasco nyaris memperlebar keunggulan Persita melalui tendangan menyilang dari dalam kotak penalti. Beruntung buat Persiba bola masih diamankan oleh Wawan Hendrawan.
La Viola -pendukung Persita- kembali bergemuruh. Sirvi kembali mengoyak jala Persiba untuk memantapkan keunggulan Persita menjadi 3-1. Menerima umpan tarik Carrasco, Sirvi meneruskan bola ke gawang Wawan di menit 81. Skor itu bertahan hingga laga usai.(dgh)

Selasa, 12 Februari 2013

Persita vs Persiba : Berburu Kado

Bertepatan hari jadi ke-116 Kota Balikpapan, Minggu (10/2) lalu, tim Persiba Balikpapan bertolak ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, guna melakoni laga away ketiga  mereka di Indonesia Super League (ISL) 2012/2013. Untuk itu laga away Persiba menghadapi Persita Tangerang di Stadion Mashud Wisnusaputra, Rabu (13/2) sore ini (siaran langsung TV-One), menjadi momen penting memburu poin sebagai kado HUT Kota Balikpapan.
“Kami sadar bermain di kandang lawan (Persita,Red.) itu cukup berat meski Persita merupakan tim promosi. Yang pasti kami tetap ingin main fight dan meraih poin di sini (Kuningan,Red.), kami berupaya maksimal untuk membawa pulang poin sebagai kado HUT Kota Balikpapan,” kata Ir.Jamal Al Rasyid, manajer tim Persiba Balikpapan.
Untuk merealisasikan target poin di kandang lawan memang cukup berat, apalagi Persita Tangerang baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Barito Putera Banjarmasin. Selama berlaga di kandang sendiri, Persita juga baru sekali meraih poin penuh dan dua kali ditahan imbang. Tentunya itu memotivasi skuad Persita untuk bisa membenam Persiba.
Meski menghadapi tim promosi, pelatih Persiba Herry Kiswanto juga tidak ingin para pemainnya menganggap remeh Persita. Menurutnya, semua kontestan ISL punya kekuatan yang sama.
“Saya pikir Persita ini tim yang bagus. Di kandang mereka belum pernah kalah. Menang sekali dan imbang dua kali. Untuk itu saya tadi minta ke pemain untuk mengawasi semua pemain Persita, baik itu Carasco (striker Persita,Red.) maupun yang lainnya. Terutama kalau ada yang masuk daerah rawan, harus menjadi perhatian ekstra,” tegas Herry Kiswanto usai membawa timnya menjalani uji coba lapangan di Stadion Mashud Wisnusaputra, kemarin pagi.
Herry berharap para pemainnya bisa tampil maksimal guna meraih hasil terbaik. “Saya sudah minta ke pemain untuk bisa fokus konsisten seperti yang pernah kita lakukan di kandang.  Jangan sampai kalah, draw bagus, tapi jika menang itu lebih bagus lagi. Yang jelas kita ingin memetik hasil yang maksimal,” imbuh Herry.
Dalam latihan kemarin, Herry didampingi asisten pelatih Fajar Budianto sudah bisa meramu strategi untuk pertandingan hari ini, tidak seperti latihan Senin lalu yang hanya bisa bermain game kecil, karena terkendala lapangan latihan yang kurang memadai.
Sebelas pemain inti diramu Herry dengan menempatkan duo Lebanon Mustapha El Kassa dan Mahmoud El Ali di lini depan, yang akan ditopang lini tengah Patrice Nzekou, Syakir Sulaiman, Fengky Turnando, Maulana. Dan lini belakang dipercayakan pada Preciuos Emeujeraye, Absor Fauzi, Rendy Siregar, dan Roy Budiansyah, serta Wawan Hendrawan yang dipercayakan di bawah mistar gawang. Seluruh pemain kemarin menjalani latihan terakhir berupa game dan juga latihan shooting.
Di kubu lawan (Persita), pelatih Elly Idris mengaku tak ingin terpeleset lagi dipertandingan kandang melawan Persiba, apalagi hasil tur Papua dirasa juga tidak memuaskan. “Ya kita tidak ingin terpeleset lagi seperti hassil imbang kemarin melawan Barito. Lapangan yang becek memang menjadi kendala, semoga lawan Persiba, kami bisa meraih hasil terbaik,” kata Elly Idris.
“Yang jelas menghadapi Persiba, kami tetap harus waspada. Apalagi pertandingan terakhir mereka, mampu menang atas Arema,” pungkas Elly. Persiba Balikpapan saat ini berada di peringkat 12 dengan mengantongi 5 poin hasil dari 4 pertandingan yang telah dilakoni. Sedangkan Persita Tangerang berada satu strip di bawah Persiba (Persita urutan 13) juga dengan 5 poin hasil dari 5 pertandingan yang telah dilalui.(ol)
Perkiraan susunan pemain:
Persita Tangerang (4-3-3): 1-Mukti Ali Raja;24-Ledi Utomo, 3-Duran Riquelme, 45-akdawer, 16-Ramandika, 88-Moradi, 26-Ripora, 7-Lukmana, 9-Arfani, 14-Dong-Chan, 99-Carrasco.
Cadangan: 21-Firdaus,  6-Junaidi, 23-Maman, 4-Windu Hanggoro,  27-Andy Kurniawan, 13-Hendra, 29-Iwan
Pelatih: Elly Idris
Persiba Balikpapan (4-4-2): 59-Wawan, 4-Precious, 32-Absor Fauzi, 3-Roy Budiansyah, 22-Rendy Siregar, 18-Maulana, 69-Fengky, 10-Patrice Nzekou, 92-Syakir, 21-Mahmoud, 20-Moustapha
Cadangan: 27-Yanuar, 87-Yudi Khoerudin, 30-Anggi Indra, 26-Bachtiar, 42-Gangga Mudana, 17-Zulfin Zamrun, 14-Johan Yoga
Pelatih: Herry Kiswanto

Senin, 11 Februari 2013

Terkuak ! Pemain Persiba , Moustapha El Kassa Saudaranya adalah pengusaha Furniture di Jepara

AMBISI tinggi kembali diusung ujung tombak anyar Persiba, Moustapha El Kassa pada bentrok kontra Persita Tangerang, Rabu (13/2) nanti. Ambisi itu diusung Moustapha usai pulih dari cedera yang menderanya pada sesi latihan beberapa waktu lalu.

“Kondisi lumayan, semoga hingga saat-saat terakhir menjelang pertandingan, bisa semakin fit. Saya lebih bersemangat dan siap membawa tim meraih kemenangan,” terangnya.

Uniknya, dalam lawatan pertama ke Tangerang nanti, pemain yang baru menjalani debut di Indonesia Super League (ISL) 2013 itu akan menyisihkan sedikit waktunya untuk mampir ke Jepara, Jawa Tengah. “Rencanaya saya akan mampir ke rumah kakak di Jepara. Dua kakak saya pengusaha furniture di sana,” kata dia.

Bertemu dua saudaranya itu diyakini akan menambah motivasi di lapangan. Moustapha bertekad membuktikan kapasitasnya sebagai bomber tajam dan ditakuti lawan.

Moustapha El Kassa melakoni debut ketika Persiba Balikpapan menjajal Arema Cronus. Laga pertamanya itu terbilang manis. Dia mencetak satu-satunya gol yang membawa Beruang Madu meraih kemenangan perdana di kandang. (ad)

Senin, 04 Februari 2013

Stadion Persiba Lapangan Keras Kayak Batu dan Jorok , Pemainnya Moustapha El Kassa Cedera

- Badai cedera seakan enggan  beranjak dari Persiba Balikpapan.  Faktor non-teknis seperti kerasnya tanah lapangan stadion persiba yang mirip batu dan jorok serta minimnya pemain yang baru bergabung untuk beradaptasi dengan lingkungan Kota Minyak menjadi alasannya. Yang terakhir, striker anyar Persiba Balikpapan asal Lebanon Moustapha El Kassa dalam kondisi yang mengkhawatirkan setelah mengalami cedera engkel dalam sesi latihan Sabtu (2/2).

Chief Medical Persiba dr Ratih Kesuma yang meninjau langsung kondisi sang juru gedor dalam sesi latihan membenarkan hal itu. “Moustapha mengalami cedera engkel. Tadi dia ikut latihan ringan saja,” jelasnya. Lebih jauh ditanya apakah kondisi Moustpaha berpotensi membuat dirinya absen dalam laga tandang melawan Persita Tangerang (13/2) mendatang, pihaknya masih akan mengikuti perkembangan sang pemain. “Semoga cedera tidak terlalu parah dan bisa bermain pada pertandingan nanti,” harap Ratih.

Sebelumnya, beberapa pemain lainnya juga sempat cedera seperti Alfian Habibi, Yanuar Tri Firnanda, dan Absor Fauzi, kondisi sudah membaik. Ketiganya sudah kembali mengikuti latihan. “Hanya saja, kami masih memantau Eki (Nurhakim) yang masih berkutat dengan cedera ligamen.  Untuk itu sama dengan Moustapha, hanya diberi porsi latihan ringan saja, belum bisa menendang bola,” paparnya. Memandang banyaknya cedera pemain yang belakangan waktu ini menurutnya, hal itu merupakan sebuah alasan faktor non-teknis.

“Bisa karena lapangan atau pemanasan tidak optimal, kelelahan juga bisa jadi alasan,” sambung Ratih. Sementara itu, untuk Luka Savic, pihaknya sudah merekomendasikan sang pemain ke dokter spesialis orthopedi dan diroentgen di salah satu rumah sakit di Balikpapan. “Nanti Roentgen ulang tanggal 14 Februari dan diprediksi lawan Persela Lamongan (19/2) bisa diturunkan,” tuturnya.

Terpisah, Luka mengaku siap  untuk main pada laga kandang Persiba kontra Laskar Joko Tingkir, sebutan Persela. “Saya  tidak sabar menunggu waktu itu,” ungkapnya.

Menyikapi kondisi timnya yang diterpa badai cedera, pelatih Herry Kiswanto menganggap hal itu bukan masalah serius. Memang, hilangnya beberapa pemain membuat dirinya minim pilihan.  “Saya sudah mempunyai cara untuk menyikapi itu dan bisa merotasi pemain setiap saat,” kata Herry. (*/tj)