Pages

Senin, 22 Oktober 2012

Nonton Pertandingan SFC dilarang Pake kaos Kuning atau Hijau , Kalau nggak Akan Dipolisikan

Rencana perubahan jersey Sriwijaya FC ternyata terus berjalan. Manajemen telah menerima 20 design dari masyarakat dan akan segera diseleksi.
“Sudah ada sekitar 20 design jersey Sriwijaya FC yang masuk. Mulai besok (hari ini, Red) akan dilakukan seleksi,” ujar Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin.
Dilanjutkan anggota DPRD Banyuasin ini, Manajemen akan memilih design terbaik untuk jersey tim musim ini. Hendri menjabarkan pihaknya tidak memberikan batasan mengenai design, terpenting warnanya diluar kuning dan hijau.
“Kita sengaja bebaskan untuk berkreasi. Tapi memang sebaiknya tetap memadukannya dengan corak songket agar ada ciri khas Sumselnya,” jelas Hendri.
Wacana pergantian jersey tim hingga saat ini masih tetap berlangsung. Soalnya Manajemen ingin musim ini Sriwijaya FC terbebas dari kerusuhan suporter.
“Kerusuhan suporter sudah mencapai titik yang sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan dengan ada perubahan jersey tim, bisa membuat kalangan suporter sadar bahwa kepentingan Sriwijaya FC diatas segala-galanya,” tegasnya.
Manajemen, dikatakan Hendri juga telah bersikap tegas dan keras dengan pembekuan suporter. “Kita tidak lagi memberi izin sekretariat salah satu kelompok suporter di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Selain itu segala atribut suporter yang ada di stadion juga akan segera disingkirkan,” sambungnya.
Mengenai suporter yang akan tetap hadir langsung ke stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dalam setiap pertandingan kandang Sriwijaya FC, Hendri mempersilahkan. “Tetapi pakaiannya harus diluar kuning dan hijau. Jika masih ada yang ngotot, maka urusannya dengan hukum, yaitu Kepolisian,” tukasnya. (kie)